Cegah Covid 19, Tim Gabungan di Pangandaran Gelar Operasi Yustisi

Spread the love

PANGANDARAN | NR | Penekanan penyebaran virus covid 19 sudah menjadi tingkat skala nasional, sehingga diterapkannya kewajiban bagi setiap pengguna jalan untuk menggunakan masker. Alhasil pemerintah mengeluarkan peraturan melalui peraturan daerah melalui Pergub, pada hari kelima di wilayah Kabupaten Pangandaran dilakukan operasi gabungan yustisi memberhentikan semua jenis kendaraan yang melewat tanpa kecuali, Jum’at (18/9/20).

Operasi tersebut melibatkan pihak kepolisian wilayah 5 dan 6, TNI AD dan AL wilayah selatan, Ditpol Air, Satpol PP Kabupaten Pangandaran dan BPBD semuanya bersinergi melakukan operasi bersama yang bertempat di depan gedung DPRD Kabupaten Pangandaran.

Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran Drs. H. Undang Sohbarudin mengungkapkan,” Operasi yustisi gabungan dilakukan secara nasional untuk memotong matarantai penyebaran virus covid 19, sebaiknya selama dalam memutus matarantai penyebaran virus Corona kita berada tetap di rumah tidak melakukan aktivitas kegiatan keluar, akan tetapi karena beberapa faktor yang harus dilakukan, masyarakat tetap menjalankan dan beraktifitas keluar rumah perekonomian harus tetap berjalan. Makanya jangan sampai tidak menggunakan salah satu protokoler kesehatan yaitu menggunakan masker,”Ungkap H. Undang Sohbarudin.

“Selain itu, kami melakukan operasi sampai dengan tanggal 27/09 pada setiap jalur jalan menuju area wisata, bahkan kami lakukan pada setiap area wisata yang dikunjungi wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Bagi setiap orang dalam penggunaan masker itu bukan saja himbauan akan tetapi sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang keluar rumah, apalagi Pangandaran sering dikunjungi wisatawan berkunjung dari luar rentan akan penyebaran virus covid 19. Peraturan tersebut sudah tercantum dalam pergub dan perbup, bagi yang tidak keluar rumah tidak menggunakan masker sudah masuk kategori pelanggaran, sekarang masih dalam tahapan bagi yang melakukan pelanggaran dilakukan pencatatan, bentuk pelanggaran terbagi pelanggaran ringan, pelanggaran sedang dan pelanggaran berat. Bagi mereka yang sudah beberapa kali melakukan pelanggaran akan dikenakan sangsi tegas,”Pungkasnya.
(Rachmat)