Dinas Koperasi Akui Data Penerima Bantuan UMKM Bengkulu Utara Tidak Seratus Persen Valid

Spread the love

Bengkulu Utara, Nuansarealitanews.Com.–Masyarakat penerima bantuan UMKM dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil di Wilayah Kabupaten Bengkulu Utara ramai dan berbondong bondong memenuhi bank- bank BRI di wilayah Bengkulu Utara Khususnya Arga makmur.

Dari pantauan awak media sejak beberapa hari terakhir terpantau aktifitas di beberapa Bank BRI dan bank BNI yang ada di wilayah Arga Makmur sangat ramai dan padat. Dari data yang didapat awak media terdapat 10173 masyarakat Bengkulu Utara terdata sebagai UMKM yang akan mendapatkan bantuan program penguatan berupa bantuan langsung tunai ( BLT ) dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil.salah seorang warga Argamakmur yang tidak mau di tulis namanya mengatakan pada awak media ini.
Sesungguhnya kita masyarakat bersyukur atas adanya bantuan dari kementrian UMKM ditengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat Covid -19. namun sangat disayangkan bahwa bantuan tersebut tidak tepat sasaran, yang betul-betul memiliki usaha malah tidak terdata sama sekali, bahkan sangat tumpang tindih, ada satu keluarga mendapat lebih dari satu orang bahkan anak putus sekolah pun terdata sebagai penerima BLT UMKM ini”, Ungkap nya.

Ditambah lagi masyarakat sudah beberapa hari ini memenuhi Bank-Bank yang di tunjuk.tanpa mereka peduli lagi,takut terkontaminasi Pendemi Covid-19.yang penting mereka bisa mengecek dapat atau tidak bantuan UMKM tersebut.

Tidak seperti bantuan-bantuan yang lainya, pendataanya melibatkan pemerintah desa, sehingga data yang didapat lebih akurat dan tepat sasaran, tidak tumpang tindih dengan bantuan yang lainya. Sementara untuk bantuan BLT UMKM ini formulirnya, justru beredar bebas layaknya brosur iklan produk , yang tentu siapa saja bisa mengisi data tersebut, dan ini tanpa melihat apakan ia mempunyai usaha UMKM yang terdampak atau tidak, sehingga jumlah data UMKM Bengkulu Utara sebanyak 10173 orang, ini luar biasa, dan inilah yang membuat beberapa bank penuh dan ramai dipadati masyarakat yang akan mengurus rekening penerima,” ujarnya.

Kita sangat menyayangkan kerja dinas Koprasi dan UKM Bengkulu Utara, yang melakukan pendataan dengan sistim sebar brosur, kalau memang mau dibagikan merata kenapa tidak berdasarkan kartu keluarga saja. Itu akan lebih tepat sasaran. Jika kita lihat dari data statistik Bengkulu Utara jumlah rumah tangga tahun 2019 sejumlah 80 482 rumah tangga, bagikan saja secara merata, sehingga tidak akan tumpang tindih seperti sekarang”. Tutupnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bengkulu Utara Dra. Evi Fitriani, MM melalui Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil Ali Wardana, SE mengakui bahwa data tersebut tidak seratus persen valid, hal ini disebabkan karena kondisi covid kami tidak turun langsung karena kerbatasan personil.

Memang kalau soal data tersebut kami mengakui data tersebut tidak seratus persen valid, hal ini disebabkan karena kondisi covid kami tidak turun langsung karena kerbatasan personil”. Jelasnya
Ali wardana pun menjelaskan kepada awak media soal kronologis pendataan tersebut, yang memang waktunya sangat singkat,
Tanggal 30 Maret ada surat dari kementrian ke Koperasi, yang isinya tolong menyampaikan data UMKM yang terdampak Covid ke kementrian Koperasi UMKM, atas dasar itu saya naikan nota dinas ke bupati, Pak bagaimana ini, Bupati menyampaikan sudalah, bikinlah pengumuman, kalian data, siapkan formulirnya, Bapak Bupati bacokan di radio, umumkan, kami buat pengumuman dikoran, Tigo hari full, dak boleh samo orang kepolisian, kami kirim surat kekecamatan, tolong sampaikan kedesa yang didesanyo punyo usaha UMKM untuk disampaikan, seperti ini. “ Jelas Ali.

Ali Wardana menambahkan,
Bahwa sampai kini daftar nominative penerima belum kami terima, jadi kami menghimbau kepada masyarakat tak usah repot ngurus rekening baru, kalau yang belum ada rekening, tunggu nanti akan dibuat secara gratis kalau sudah ada SK penetapannya, kini kalau mau buat rekening kalau belum ada SK nya dasarnya apa, jadi tunggu saja SK nya dulu.” Tutup Ali Wardana.

(Haris)

2 thoughts on “Dinas Koperasi Akui Data Penerima Bantuan UMKM Bengkulu Utara Tidak Seratus Persen Valid

  • September 15, 2020 pada 05:53
    Permalink

    Di tempat saya tidak ada pendataan umkm,,bertanya kepada pihak desa tidak tahu menahu.kalo mau mengurus ke dinas koperasi jarak tempuhnya 3 jam perjalanan,adakah solusi untuk bisa membantu

  • September 17, 2020 pada 09:37
    Permalink

    Kenapa tidak ada pemberitahuan dari kecamatan ya. Saya pnya usaha fotocopy jg lagi kesulitan. Sepi pelanggan akibat diliburkan nya anak sekolah. Saya tinggal di kecamatan ulok kupai kabupaten bengkulu utara. Ada yg dapat rata2 org yg pernah minjam di bank BRI.

Komentar ditutup.