oleh

HAMPIR LIMA BULAN, KEPALA DESA KOTIM TIDAK TERIMA GAJI, ADA APA YA?

Sampit, NR – Banyak kepala desa (kades) yang menjerit akibat tidak terima gaji di Pemerintahan Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit, Kalimantan Tengah, hampir lima bulan sudah para kades tidak terima gaji, akibat covid -19 ini padahal para kades setiap hari selalu turun ke kantor untuk melayani masyarakat, ini sangat mengganggu jalannya roda pemerintahan, apabila berlama – lama tidak dibayar, para kades berharap agar cepat segera dibayar gaji mereka, bahkan pantauan media ini di lapangan setiap kades yang ditemui selalu mengeluh dan pasrah dalam keadaan seperti ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kotim Hawianan, ketika ditemui di kantornya Selasa (29/9) menyampaikan,” Terkait gaji kades yang belum terbayar itu sebenarnya karena ketersediaan dana APBD, ketersediaan duit kas di BPKAD ada atau tidak, gaji pegawai, belanja langsung / tidak langsung, karena terbatas kita nunggu dana dari pusat dan provinsi, itu penyebabnya,” ungkapnya.

Jadi bukan kita tidak minta ke BPKAD, kita sudah minta tapi ketersediaan ini yang perlu dibagi-bagi. Kemudian yang perlu diluruskan, karena Sekda ini kebetulan mencalon sebagai Bupati di sisi lain beliau ini ketua tim anggaran, ada isu di luar mengatakan Sekda ini kurang memperhatikan nasib para kades padahal menurut kami sekda cukup baik, buktinya begitu pegawai TPP tunjangan penghasilan itu kita dapat, kades juga dibagi, artinya sama kalau dana kas daerah sudah terisi duitnya ya segera kita sampaikan, prioritasnya antara pegawai. Kalau dana kas daerah itu sudah terisi maka segera kita sampaikan, mungkin awal bulan ini disalurkan lagi untuk bulan selanjutnya kalau kas kita terisi langsung aja kita sampaikan kepada kades.”ujarnya. ( Ariyanto )

News Feed