oleh

Ketua PPEJB Tuntut Gubernur Jawa Barat Agar Memperhatikan Anggotanya

Spread the love

Bandung, NR-Pandemi covid-19 telah berdampak kepada pekerja di berbagai sektor usaha. Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia mencatat lebih dari 6,4 juta tenaga kerja dirumahkan atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Ketua Perkumpulan Pengusaha Enjiniring Provinsi Jawa Barat (PPEJB), H. Yayat Supriatna Andie, SE,.MM, mengatakan merasa prihatin dengan kondisi pengusaha yang tergabung dalam PPEJB, dimana dari jumlah pengusaha yang tergabung hampir 50 pengusaha engjineering yang membidangi pabrikasi mesin seperti perencanaan mesin, pabrikasi mesin ipal, Pabrikasi mesin tambang, oil and gas, tangki, Conveyor, farmasi, makanan,tektile dan yang lainnya, sekarang ini banyak perusahaan yang tutup dan gulung tikar, Ungkapnya saat ditemui dikantornya di kawasan Industri Sekejati Bandung, Selasa (29/9/20).

Lanjut Yayat, yang masih tersisa sekitar dua puluh persen, atau sekitar 1000 sampai 1500 pekerja tidak jelas nasibnya, padahal di dalamnya banyak sekali orang-orang yang sudah memiliki Sertifikasi baik keahlian Welder, Perencanaan, hal ini menjadi tantangan bagi pemerintahan Jawa Barat bagaimana mengembangkan lagi para pengusaha enjineering Jawa barat caranya pengusaha besar di kawasan Industri Kerawang, Bekasi, Subang,Bandung, harusnya memiliki empaty dan peduli terhadap para pekerja yang ada di sektor enjineering ini, contohnya ketika membuat pabrik baru sedangkan mesin intinya dibeli melalui Import tapi berikanlah penunjangnya pada kami, seperti pembuatanBangunan pabriknya, conveyor, tangki, serta penunjang produksi lainnya.tegasnya

Harapan kami, pasca berakhirnya pandemik covid 19 nanti, bagi para pengusaha besar ketika Industrinya berjalan lagi, tolonglah libatkan kami untuk bisa bekerjasama di dalamnya.yang paling utama kita harus bisa subtitusi import`.

Terutama kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan kamil serta Dinas terkait khususnya Dinas Industri, mudah-mudahan aspirasi kami bisa di dengar dan dijembatani, ungkapnya.

(Dewa)

Komentar

1 komentar

Komentar ditutup.

News Feed