Polair Polres Karimun Kembali Gagalkan Penyeludupan Rokok Ilegal Merk Hmild

Spread the love

Karimun, nuansarealitanews.com-Satuan Polisi Perairan (Sat-Polair) Polres Karimun, kembali berhasil menggagalkan penyeludupan rokok ilegal merk Hmild asal Batam tujuan Sungai Guntung Kabupaten Inhil, Provinsi Riau.

Diduga sebagai pelaku, Jali (29) dan rekannya Iskandar (29) diamankan petugas Polair Polres Karimun di perairan Perisai Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun pada titik koordinat 103°37.611’E 0°32.152N.

Barang bukti yang berhasil disita dari tangan kedua pelaku, Enam Dus rokok merk Hmild tanpa cukai asal Batam bersama Satu unit Pancung kayu alat pengangkut berwarna pernis bermesin Yamaha 40 PK.

Kepada Media ini, Kasat Polair Polres Karimun, IPTU.Binsar Samosir.SH.MH membenarkan penangkapan tersebut.

Dikatakan Binsar, adapun kronologis penangkapan terduga pelaku penyeludup rokok ilegal ini terjadi pada hari Rabu, 2-September 2020 sekira pukul 20.00 Wib, KP XXXI-30-2001 unit patroli satuan Polair Polres Karimun berangkat melaksanakan patroli rutin di perairan Kabupaten Karimun, pada pukul 00.45 Wib Kamis 3-September 2020 dinihari, petugas patroli mencurigai terhadap satu unit boat SB.pancung kayu berwarna pernis bermesin Yamaha 40 PK, sedang berlayar di perairan Kecamatan Durai.

“Karena curiga, petugas patroli lalu memberhentikan dan melakukan pemeriksaan terhadap SB.pancung tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan berhasil menemukan Enam Dus rokok Hmild tanpa dilengkapi dokumen,”katanya, Kamis (3/9-2020).

Kasat Polair Polres Karimun, Iptu.Binsar Samosir.SH.MH menjelaskan, adapun SB.Pancung tersebut di nakhodai jali (29) bersama rekannya Iskandar (29) melakukan pelayaran dari bibir pantai bundap Batam menuju Sungai Guntung, Kabupaten Inhil Provinsi Riau.

“Saat ini, SB.pancung tersebut di Ad-Hack ditarik ke Pos Polair Kolong Polres Karimun guna pemeriksaan lebih lanjut, dan tindakan yang diambil, melakukan Ad Hoc Kapal ke Pospolair, melakukan riksa Kapal, meminta Keterangan saksi dan terduga pelaku dan mengamankan barang bukti,”jelasnya.

Binsar jelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku Jali (29) dan rekannya Iskandar (29) mengaku sengaja berniat menyeludupkan rokok Hmild tanpa cukai dari Tembesi Kota Batam tujuan Sungai Guntung Inhil, dengan menggunakan SB.pancung 40 PK.

“Dari kejadian ini diperkirakan kerugian secara estimasi sebesar RP.30 sampai 40 Juta Rupiah, dan saat ini penyidik sat Polair dan Rekrim Polres Karimun melakukan kordinasi dengan bagian P2 Kantor BC pelayanan Tanjung Balai Karimun guna pelimpahan berkas dan pelaku,”pungkasnya.(Maszan).