oleh

Pradi Afifah Tolak Kampanye Hitam

DEPOK | NR | Pradi Supriyatna calon walikota di Pilkada kota Depok mengajak pasangan calon (paslon) lain tidak melakukan kampanye hitam.

Hal itu disampaikan Pradi saat memberikan keterangan
pada pers sebelum rapat internal Minggu (29/9/2020).

“Harapan kami, bersama-sama berjuang sesuai misi kita yakni jadikan TTU Bersih, beradab, adil, damai dan berbudaya,” ujar Pradi

Pradi Afifah yang diusung PDI P dan Gerinda serta 10 partai lain mengajak pasangan calon lainnya agar menghapus semua perbedaan menjadi sesuatu yang humanis.

“Mari bersama-sama untuk tidak melakukan kampanye hitam. Mari satu hati, satu tujuan satu langkah untuk menuju Depok yang lebih baik,” kata Pradi

Pradi juga menyebut, Pilkada Depok kali ini memberikan warna tersendiri, karena pertama kalinya dalam sejarah seorang perempuan maju menjadi calon wakil walikota

“Harapan kita sehati, sama-sama berjuang yang sehat untuk kemajuan Depok,” ujar dia.

KPU, tahapan pilkada sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020, Pasal 201 a mengamanatkan, pelaksanaan pemilihan walikotadan wakil walikota berlangsung pada 9 Desember 2020.

KPU telah melakukan beberapa tahapan seperti rekrutmen panitia adhoc, proses pendaftaran paslon, dan selanjutnya memasuki masa kampanye.

(Ags)

News Feed