Rahma : “Kue Melayu Harus Diekspos”

Spread the love

Nuansarealitanews.com, Tanjungpinang – Plt. Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP hadir di LKP Brilliant College Indonesia untuk menutup kegiatan Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2020 yang disejalankan dengan membukaan pameran hasil produk, Kamis (10/9/2020).

Plt. Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP mengatakan bahwa tujuan yang paling utama pada kegiatan hari ini akan benar-benar mampu menciptakan wirausaha muda. Dan hari LKP Brilliant College Indonesia sudah memberikan wadah, dan mengantarkan seluruh peserta untuk menjemput kesuksesan.

“Namun semua ini kembali lagi ke individu masing-masing dan yang perlu kita sadari bahwa salah satu bentuk perhatian dari Direktorat Pendidikan adalah memberikan pelajaran dan pelatihan yang luar biasa, untuk menjadi perhatian dan memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Tanjungpinang untuk berwirausaha serta membuka peluang lapangan pekerjaan,” ujar Rahma.

Dalam kesempatan ini, Rahma juga menyampaikan pesan agar setiap kegiatan yang dihidangkan kue, agar dihidangkan juga kue tradisional khas melayu Tanjungpinang, yaitu kue kue bangkit dan kue deram deram.

“Saya berharap agar kue tradisional khas melayu Tanjungpinang, dapat terekspose dan dinikmati oleh orang banyak, dan bisa dikenal oleh pengunjung yang datang ke Kota Tanjungpinang,” harap Rahma.

Akhir sambutan, Rahma berharap setelah pelatihan ini, agar tidak habis begitu saja, namun bisa menjadi awal yang baik dan berkelanjutan, dan menjadi wirausaha yang sukses.

“Saya harapkan peserta dapat memanfaatkan ilmu yang sudah diberikan, dan harus kuat mental dalam menjalankan usaha, yang paling penting tidak mudah putus asa,” tutup Rahma.

Sulaiman, S. Pd.I, melaporkan bahwa program kecakapan wirausaha ini adalah merupakan program unggulan dalam rangka memberikan stimulasi serta semangat kepada masyarakat yang orientasinya adalah mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

“Adapun pola yang telah dibangun dalam rangka memberikan pelatihan ini, adalah pola kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pelatihan bersama dunia usaha, dunia industri beserta dengan pelaku UMKM, dalam rangka untuk mencetak para wirausahawan muda yang bisa menjadi aset daerah dalam rangka untuk membangun siklus ekonomi yang produktif di Kota Tanjungpinang,” ujar Sulaiman.

Adapun jumlah peserta sebanyak 20 orang dan telah mengikuti pelatihan selama 3 minggu dengan kapasitas 200 jam.

“Ada beberapa komponen yang diberikan kepada peserta didik, yaitu pola membangun jiwa kewirausahaan, teknik produk yang dilatih, serta bagaimana membuat bakery dengan pola kekinian yang memberikan suatu rangsangan bagi masyarakat terhadap produk yang inovatif, yang mudah untuk dipasarkan di masyarakat,” ungkap Sulaiman.

Plt. Walikota Tanjungpinang hadir didampingi Ketua GOPTKI Tanjungpinang, Dian Anggraini Teguh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. H. Atmadinata, M.Pd, Kepala BPPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Riany, S.Sos,MM, Lurah Sungai Jang, Feri Ismana, S.Sos serta perwakilan dari OPD terkait.

(Simon.STp/Prokompim)