oleh

Dalam Pesta Demokrasi, Warga Depok Masih Ada Yang Susah

DEPOK | NR | (4/10/20) Saat pandemi seperti ini kota Depok akan menjalankan pesta demokrasi yaitu Pemilihan Walikota dan Wakil walikota, akan tetapi masih adanya masyarakat Depok yang mengalami sulitnya menikmati fasilitas kesehatan dikarenakan belum melunasi pembayaran BPJS kesehatan. Sedangkan warga tersebut hanya seorang ojek daring dan istrinya IRT yang harus membayar sewa rumah serta cicilan kendaran.

Namun sangat disayangkan saat anak warga tersebut terkena wabah DBD dan sulit dalam pembayaran BPJS namun pihak pembiayaan kendaraan menarik satu -satunya alat untuk menanggulangi hal tersebut.

Pemerintah sudah mengeluarkan BPJS mandiri dan yang di bayarkan oleh APBN /APBD, namun pelaksaan bpjs PBI belum di lakukan secara merata oleh pihak yang seharusnya melaksanakan yaitu pihak kelurahan.

Seharusnya program BPJS yang dibayarkan oleh pemerintah sudah merata kenapa hal kejadian ini harus terjadi di wilayah kota yang sudah besar…? Apa yang sebenarnya terjadi di kota penyangga ibukota harus terjadi kasus masyarakat ekonomi lemah harus menanggung beban dalam melumasi asuransi masyarakat yang dikelola oleh BPJS.

Saat berita ini di tulis anak warga masyarakat tersebut sudah lebih baik akan tetapi belum pulang.

(jef)

News Feed