RAPAT EVALUASI SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SAKIP) KABUPATEN CIANJUR

Spread the love

CIANJUR | NR | Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur H. Cecep S Alamsyah menghadiri acara rapat evaluasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (sakip) kabupaten Cianjur bersama kabiro Kepala Inspektur Provinsi Jawa Barat H. Ferry Sofwan Arif dan Kepala Biro Organisasi Provinsi Jawa Barat, Asep Sukmana di Ruang Bale Praja, Jalan Siliwangi No. 09 Cianjur. Rabu 21/10/20.

Dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur H. Cecep S Alamsyah menyampaikan seluruh SKPD harus menyambut baik kehadiran pemerintah provinsi yang secara langsung bisa mengevaluasi, dengan sakip, tentunya perbaikan perbaikan itu dari perencanaan, dari hasilnya, dari indikator hasilnya dari evaluasi pelaporannya, tahapan tahapan pengelolaan pemerintah dalam pelayanan publik itu di rangkum dalam system sakip, ini adalah pedoman kita bentuknya atau panduan bagaimana kita mengerjakan tugas secara terukur dan terarah hingga menghasilkan hasil yang optimal.

“ Kawan kawan semua saya kira ini sebuah system yang harus kita kuasai secara utuh dari a-z, karena ini pedoman kita bagaimana melaksanakan tugas – tugas pelayanan kita, posisi saat ini peringkat Cianjur adalah B artinya tidak juga diposisi bawah, akan tetapi jangan pula membuatnya terganggu peringkat jabar dikarenakan nilai sakip Cianjur” Kata Sekda.

Sementara itu kepala inspektur provinsi jawa barat, Ferry Sofwan Arif menyampaikan bahwa sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah merupakan agenda penting dalam reformasi birokrasi yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini. sistem manajemen pemerintahan diharapkan berfokus pada peningkatan akuntabilitas serta sekaligus peningkatan kinerja yang berorientasi pada hasil (outcome).

Lanjutnya Ferry menjelaskan bahwa tujuan evaluasi sakip itu adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcame) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintah yang berorientasi kepada hasil ( result oriented government) serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan. Ungkap. Ferry.

Kabiro Organisasi provinsi jawa barat, Asep Sukmana dalam kesempatan itu menyampaikan dalam Coaching Clinic Penguatan Akip dan Reformasi Birokrasi, kondisi kabupaten Cianjur berada dirangking 24 pada seluruh kabupaten dan kota di jawa barat.

“Hasil evaluasi menunjukan bahwa pemerintah kabupaten Cianjur memperoleh nilai 63,59 atau predikat “B” penilaian tersebut menunjukan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi hasil pada pemerintah kabupaten Cianjur menunjukan hasil yang baik”. Kata Asep Sukmana.

Lanjutnya Asep Sukmana menjelaskan bahwa peran Sakip itu alurnya meliputi perencanaan kinerja yang disertai dengan dokumen perencanaan meliputi RPJMD, rencana strategi (Renstra) SKPD, rencana kerja tahunan (RKT), penetapan kinerja (PK) dengan acuan pemenuhan, kualitas dan pemanfaatan.

“Saya kira ini salah satu point penting dalam rangka meningkatkan peringkat yang lebih tinggi lagi untuk Kabupaten Cianjur kedepan, bahwa pemerintah kabupaten Cianjur perlu menyusun kelembagaan yang mengacu pada peta proses bisnis untuk mewujudkan kinerja yang ditetapkan dalam RPJMD” Pungkas Asep Sukmana. (Syam/Adm).