Realisasi DAK SD Negeri 1 Suka Raja Sudah Mencapai 80 Persen Sesuai RAP

Spread the love

LAMBAR | NR | Selasa 27/10/20. SD Negeri 1 Suka Raja, Kecamatan Way Tenong mendapatkan dana alokasi khusus (DAK ) dari Dinas Pendidikan sesuai dengan ketentuan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no 8 tahun 2018 tentang petunjuk operasional dana alokasi khusus (DAk) fisik bidang pendidikan. Artinya dalam pengelolaan perumahan dinas dilakukan dengan sebenarnya swakelola tanpa ada pihak ketiga.

SD Negeri 1 Suka Raja, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat ini diswakelola oleh pihak sekolah, ketua komite Nopri beserta panitia pembangunan sekolah (P2S) dan wali murid secara transparan , proyek dak tersebut dipasang ris plang supaya masyarakat dapat memonitor.

Saat ditemui di ruang kerja, Siti Fatimah, S.Pd.,M.M selaku Kepala Sekolah SD Negeri 1 Suka Raja mengungkapan,” kami bersyukur tahun ini dapat bantuan dana alokasi khusus perumahan dinas, maka akan kami kerjakan sesuai peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan, tentang petunjuk operasional dan alokasi khusus fisik bidang pendidikan, sehingga pihak sekolah dan ketua komite sekolah yang mengelola DAK tersebut, beberapa orang wali murid ikut tergabung menjadi panitia pembangunan,” ujarnya.

Kemudian dari pekerjaan ini sudah sesuai dengan RAP yang ada supaya pekerjaan pengelolaan perumahan dinas bukan rekayasa dan bukan untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya tetapi dikerjakan dengan prosedur yang berlaku,” imbuhnya.

Di tempat yang sama Ketua Komite Nopri menjelaskan, pekerjaan DAK tersebut sudah mencapai 80% , mudah-mudahan rumah dinas yang ada di SD Negeri 1 Suka Raja ini bisa menjadi contoh, karena kami mengerjakan sudah sesuai dengan aturan yang telah ditentukan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan, tanpa ada pihak ketiga, bahkan bahan material pun kami menggunakan yang berkualitas tinggi. Harapan kami semoga Dana alokasi khusus (DAK ) di Kabupaten Lampung Barat ini tidak ada yang bermasalah, sehingga menjadi Lampung Barat hebat di bidang pendidikan,” tutup nya.

(Kodri NR)