oleh

Setan Apa Yang Merasukimu, Kepsek SD Babakanmajeti I Enggan Dikonfirmasi Dan Terkesan Melecehkan Profesi Wartawan !

Majalengka, NR-Kepala Sekolah SD Negeri Babakanmanjeti I Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka yakni Hj. Kartinah S.Pd, SD, terkesan enggan di konfirmasi oleh wartawan serta mengatakan bahwa wartawan yang datang ke sekolah itu jangan membuat masalah dan baru menemukan wartawan yang seperti ini dalam hal mewancarai.

Perkataan itu muncul, ketika Wartawan Media Cetak, Online dan TV saat melakukan tupoksinya sebagai kontrol sosial dengan mengkonfirmasi atau mewawancari Kepala Sekolah terkait pembangunan rehabilitasi ruang kelas di SDN Babakanmanjeti I yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) senilai 300 jt bervolume 4 Ruang Kelas.

Senin, (28/09/2020) Sewaktu tim awak media turun ke lapangan saat melakukan Tupoksinya sebagai alat kontrol sosial, mendapat temuan atas bangunan rehab kelas tersebut yang telah selesai direhab dalam jangka waktu 1 Bulan dengan pekerja 10 orang, selain itu ada dugaan bahwa baja ringan yang dipakai itu bukan yang baru melainkan bekas pakai. Sedangkan, untuk anggaran per ruangan itu sebesar 75 juta dan kenapa tidak melakukan pengembangan jika diduga ada lebih anggaran yang sudah di rencanakan dari RAB tersebut.

Menurut estimasi tim yang turun ke lapangan, jika per ruangan kelas di anggarkan senilai 75 jt tidak ada pengembangan, sedangkan, cuma 2 lokal yang di anggarkan untuk mengganti baja ringan, ditambah dengan upah pekerja yang hanya dikerjakan oleh 10 orang dalam jangka waktu 1 bulan beres, tim awak media menilai itu sudah jelas ada dugaan kelebihan anggaran dari senilai 300 jt yang di anggarkan untuk 4 lokal ruangan.

Namun, terjadi hal yang mengecewakan dan terkesan melecehkan profesi wartawan serta tidak menghargai tupoksi wartawan yang menjadi kontrol sosial, pada saat tim awak media berkunjung silaturahmi dan bermaksud untuk mewancarai Kepsek Hj. Kartinah S.Pd, SD terkait perehaban ruang kelas, malahan ia mengatakan diluar dugaan kami dengan mengatakan bahwa wartawan yang datang kesini itu hanya bersilaturahmi. Rabu, ( 30/09/2020 ).

“Bapak-bapak datang kesini tuh tidak usah macam – macam ini itu, intinya jangan membuat masalah bagi saya mah. Kan niatnya bapak mau silaturahmi dan konfirmasi, bangunan pun sudah selesai”. Kata Hj. Kartinah.

Ia juga mengatakan, saya baru tahu kalau ada wartawan yang seperti ini, wawancara kepada saya. Dan saya baru diwawancarai seperti ini, Soalnya wartawan yang datang kesini itu hanya untuk bersilaturahmi.

Bahkan kami tim awak media dalam tanda kutip wartawan, sudah jelas tertuang di UU Pers No.40 Tahun 1999 itu tidak ada pasal yang menyatakan bahwa tupoksi sebagai wartawan itu tidak boleh mewawancarai dan hanya cukup dengan bersilaturahmi saja.

Lantas setan apa yang merasuki benak Kepsek SD Babakanmanjeti 1 ini terhadap pandangannya kepada profesi wartawan ?

Ataukah Kepsek SD Babakanmanjeti, Memandang Profesi Wartawan Itu Sebagai Pembuat Masalah ?

Padahal juga dalam undang-undang Pers No.40 Tahun 1999 sudah jelas tertuang dan dinyatakan bahwa peran Pers merupakan lembaga kontrol sosial serta sebagai wahana komunikasi massa. Peran Pers adalah melaksanakan kegiatan jurnalistik, dan berperan sebagai media informasi yang memiliki fungsi mendidik, membangun, hiburan dan kontrol sosial. Itu tugas pokok Pers saat menjalankan aktivitasnya/tugasnya.

Sedangkan, kami tim awak media ketika datang ke sekolahan tersebut dengan cara baik-baik, kode etik sebagai wartawan kami pakai dan kami pun meminta izin terlebih dahulu untuk melakukan konfirmasi. Terkecuali kami datang dengan arogan, tidak ada etikanya, tidak sopan, itu baru berhak mengusir kami.”Tim awak media

Dan perlu ditegaskan pula, kami datang ke sekolah bukan membuat masalah, hanya sekedar ingin konfirmasi dan meminta tanggapan kepala sekolah SD Babakanmanjeti I terkait atas temuan kami di lapangan, serta tupoksi kami yang dipakai sebagai kontrol Sosial.”Tim awak media.

Sementara itu, Aliyudin, S.Pd. selaku Kordinator K3S Kecamatan Sukahaji ketika tim awak media akan meminta tanggapannya terkait hal tersebut dan menemui di kantornya, tetapi sedang tidak ada di tempat.

Kemudian, tim awak media menghubungi melalui pesan whatsapp kepada Ketua K3S bernomor 08xxxxxx009 pada tanggal (15/10/2020), dengan mengirimi pesan singkat bahwa “kami meminta waktunya sebentar untuk meminta tanggapannya terkait Kepsek SD Babakanmanjeti I”.

“ia pun membalasnya dengan balasan, saya lagi rapat, banyak tugas lagi monev BOS belum ada waktunya, insyaallah nanti di ruang pa Kabid kita ketemu, nanti saya wa”. Balasnya Aliyudin.

Fahmi/TIM

News Feed