oleh

Terkait Rehabilitasi Ruang Kelas SD Babakanmanjeti I Yang Diduga Tidak Sesuai Perencanaan dan RAB, Ini Kata Kadisdik Majalengka

Majalengka, NR-Menindaklanjuti edisi sebelumnya terkait “Perehaban Ruang Kelas SDN Babakanmanjeti I Diduga Tidak Sesuai Perencanaan dan RAB”, Ini tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Ahmad Suswanto, S.Pd, M.Pd. Minggu,( 11/10/2020 )

Sebagaimana hasil temuan investisgasi tim awak media saat cek kelapangan pada Hari Senin, ( 28/09/2020 ) lalu, perehaban ruang kelas SD Negeri Babakanmanjeti I yang bersumber dari DAK Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Tahun 2020 senilai 300 jt diperuntukan 4 ruang kelas dengan anggaran per ruangan senilai 75 jt ini sudah selesai.

Tetapi, dalam pengerjaan pembangunan tersebut diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis), yang mana untuk belanja pergantian atap rangka baja ringan tidak dilakukan perbaikan total, namun hanya diganti sebagian saja dan tetap menggunakan material baja ringan bekas pakai, dan kenapa tidak melakukan pengembangan jika diduga ada lebih anggaran yang sudah di rencanakan dari RAB tersebut.

Kepala Sekolah SD Babakanmanjeti I yakni Hj. Kartinah, S.Pd., Rabu (30/01/2020) saat di temui di ruangannya, mengatakan bahwa pembangunan ini sudah mencapai 90 % dan sudah selesai tidak ada pengembangan. Ini juga sudah sesuai dengan RAB dan anggarannya 300 jt itu dibagi per ruangannya masing-masing 75 jt.

“anggaran per ruangan 75 juta itu diganti semua dengan yang baru, mulai dari baja ringan, kusen, pintu, jendela, keramik, plafon, iya pokoknya ngikutin sesuai RAB aja. Pengerjaan perehaban ini selesai dalam waktu 1 bulan dengan pekerjanya 10 orang, ya intinya pengen cepat selesai aja dan Kalau di anggarkan 3 bulan kerjanya kan biayanya besar”. Tambahnya

Namun ketika tim awak media memperlihatkan video hasil pantauan di lapangan, terkait baja ringan yang lama masih dipakai di bangunan tersebut, pihaknya menjawab sembari nada keras,”Iya maksudnya yang dua lokal itu kan sudah baja ringan, jadi kan yang tadinya, contohnya ini sudah karatan sudah jelek kan itu di ganti, RAB tetap 300 ada tambal sulamnya!” ujar nya nada tinggi.

Sementara itu, Ketika tim awak media mau konfirmasi meminta tanggapan dari Kasi Sapras maupun Kabid SD, terkesan saling lempar. Dari Kasi Sapras silahkan ke Kabid SD aja, maupun sebaliknya. Dan ketika di wawancarai tim awak media mhon ijin untuk tayang dan terbit di Media TV, cetak maupun online, Kasi Sapras dan Kabid SD terkesan kebingunan dan mengarahkan awak media silahkan ngobrol aja dulu ke atasan kami yakni Kepala Dinas Majalengka.

Ditempat terpisah, H. Ahmad Suswanto S.Pd, M.Pd, Senin (05/10/2020) di ruangannya, mengatakan nanti saya panggil dulu Kasi Sapras Maman Usman, S.Pd,.M.Si dan Kabid SD Drs. H. Nana Sukarna, M.SI.

“Jadi Begini itu kan 4 ruangan kelas pembangunan, jadi dalam RAB nya itu 2 kelas ruangan oleh kayu dan 2 kelasnya lagi memakai baja ringan tambal sulam, tidak semua diganti”. Kata Kadisdik Majalengka H. Ahmad didampingi Kasi Sapras dan Kabid SD.

Ia juga menambahkan, Ada tidak adanya pengembangan itu tergantung, pemerintah pusat tidak mewajibkan ada pengembangan. Ketika tim awak media bertanya jika nanti ada dugaan kelebihan anggaran berarti tidak boleh ada pengembangan, ia menjawab “Ya boleh, justru diharapkannya harus ada pengembangan kalau ada kelebihan anggaran mah, kalau kebihan itu diharapkan ada pengembangan, apakah ngecet ataukah membersihkan WC, mungkin ada ruangan satunya kalau memungkinkan dananya untuk di renovasi lagi,kan begitu. Kalau sekarang kan masih berjalan, dana baru 40%.

Tim awak media pun bertanya, untuk rehab SD Babakanmanjeti I ini kata Kepseknya sudah mencapai 90%, Kadisdik menjawab ya bagus, berarti dia berupaya, minjem dulu mungkin ngutang dulu ke pihak ketiga, pasti kalau yang namanya begitu berarti pinjem dulu ke pihak ketiga atau matrial.

Kalau 1 Bulan pekerjaan beres itu kenapa, karena kalau 3 Bulan itu biaya besar pa. “kata kepsek SD Babakanmanjeti I

Kadisdik pun menjwab, iya benar, ya benar, kalau sekarang 3 Bulan ternyata 1 Bulan bagus selesai ya bagus, diantaranya mungkin nanti ada pengembangan. Dana untuk upah yang seharusnya direncanakan 3 Bulan sekarang di 1 Bulan kan, berarti ada pengembangan, apa pengembangannya, bagus.”jawabnya.

Fahmi/Tim

News Feed