WASPADA OPERASI ZEBRA 2020, TIDAK PUNYA SIM DENGAN LUPA BAWA SIM PUNYA SANGSI YANG BERBEDA

Spread the love

Bekasi, NR,-Operasi Zebra bakal berlangsung selama dua(2) pekan kedepan sampai hingga 8 Nopember 2020 mendatang. Bagi pengendara yang melakukan pelanggaran siap -siap dapat surat tilang dari Polisi. Polisi bakal mempokuskan razia pada pelanggaran seperti tidak memakai helm,melawan arah ataupun melanggar marka jalan. Bakal dicek kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM. Apabila surat-menyurat tidak lengkap akan ditilang juga. Tapi bagaimana pengendara yang lupa membawa SIM saat Operasi Zebra apakah akan ditilang..?

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan di Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan didalam Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mengenai SIM ada dua. Yaitu Yang benar-benar tidak punya SIM atau Yang lupa bawa SIM,semuanya akan tetap ditindak”kata AKBP Fahri, untuk yang tidakPunya SIM, Fahri mengatakan bisa dilihat dari identitas lainya atau fisiknya. Misalkan masih anak-anak atau dibawah umur 17 tahun itu belum punya SIM”, ujarnya.

Tetapi bagi yang punya SIM tetapi tidak bisa menunjukannya kepada petugas tetap saja termasuk pelanggaran lalulintas. “Sangsi untuk pengendara yang tidak punya SIM, Yang punya SIM tapi tidak bisa menunjukanya kepada petugas berbeda”, tuturnya.

Untuk jenis pelanggaran tidak bisa menunjukan SIM sesuai dengan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ diterangkan dalam pasal 288 ayat (2). Dalam pasal-pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap pengendara wajib menunjukan SIM. Sedangkan bagi yang tidak dapat menunjukan SIM akan dikenakan sangsi berupa tilang dan diharuskan membayar sejumlah denda sesuai dengan pelanggaran yang dilakukanya. “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak dapat menunjukan SIM yang sah sebagainana dimaksud dalam pasal 106 ayat (5) huruf b dipidana kurungan paling lama 1(satu) bulan dan atau denda paling banyak Rp.250.000.00,(Dua ratus lima puluh ribu rupiah)”, Sedangkan bagi pengendara yang tidak memiliki SIM dijerat dengan pasal 281 dalam Undang-Undang yang sama.

Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana denda pidana kurungan paling lama 4 (Bulan) atau denda paling banyak Rp.1000.000.00, (Satu juta rupiah) tutupnya.

(Hrd,s).