oleh

Ketua DPC AWI Majalengka Mengecam Keras Pernyataan APDESI Sukabumi !

Majalengka, NR-Sebuah Video viral berdurasi 26 detik yang diduga berlatar belakang di gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi. Dalam video tersebut jelas terlihat dan terdengar kekompakan anggota APDESI Kabupaten Sukabumi yang meneriakkan ajakan melawan terhadap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Media (Pers) yang “mengobok-obok” kepala desa. Selasa (24/11/2020).

Atas Viralnya video pernyataan sikap APDESI Kabupaten Sukabumi tersebut, Ketua DPC AWI Kabupaten Majalengka yakni Masduki Muchsin, SE menyatakan sikap terkait ancaman APDESI Kab. Sukabumi Terhadap Media dan LSM. Rabu (25/11/2020).

DPC AWI Kab. Majalengka mengecam keras terhadap pernyataan APDESI Kab. Sukabumi, karena adalah upaya bentuk pembangkangan terhadap pilar kebangsaan, dan prodak hukum juga bentuk memprovokasi keadaan, semestinya apabila ada media dan LSM yang menuduh atau mengobok obok desa, gunakan jalur hukum terhadap oknum tersebut tidak harus main ancam terhadap keseluruhan wartawan dan LSM”. Ucap Masduki.

Ia juga menambahkan, Kalaupun ada pemberitaan yang merugikan tidak sesuai data dan fakta, pakailah hak jawab, somasi hingga sampai pengadilan. Jangan main ancam ancaman, karena mereka juga lebih banyak yang dalam menjalankan tugas fungsinya patuh terhadap undang undang pers dan kode etik jurnalis maupun aturan hukum lainnya.”Tambahnya

Begitupun kepada rekan media, kalau memang dugaan para Kades tersebut ada bermain anggaran dan kudisnya dibongkar, kita sebagai tim mata telinga publik juga harus konfirmasi berita yang berimbang. Disinilah kita sebagai profesi wartawan harus bisa menggunakan kode etik sesuai UU Pers 5W & 1H nya
Dan kita semua tidak boleh juga ikut terprovokasi terkait video yang lagi viral ini.

“Kini Sudah saatnya pemerintah daerah bersinergi dengan organisasi organisasi profesi wartawan untuk menertiban wartawan yg tidak jelas identitasnya, dan mereka berkeliaran dengan leluasa sehingga bisa merusak”.pungkasnya.

Penulis:Atip

News Feed