oleh

Ketua PGRI Kota Bandung Drs. Cucu Saputra, M.Mpd : Seorang Guru Harus Memiliki Integritas

BANDUNG | NR | Dalam sejarahnya, bahwa peran guru diposisikan sangat baik oleh masyarakat, diposisikan dalam posisi yang terhormat dalam pengertian bukan gila hormat. Sederhananya setiap guru menerima surat dari orang tua siswa atau dari siswa selalu diawali dengan kata-kata yang sangat baik yaitu yang terhormat bapak ibu guru. Semoga ungkapan yang terhormat bapak ibu guru ini tidak hanya semata-mata kebiasaan yang spontan, tetapi betul-betul dimaknai bahwa posisi dan peran guru itu betul-betul diposisikan terhormat,” tutur Drs Cucu Saputra, M.M.Pd selaku Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kota Bandung ketika diwawancarai nuansarealitanews.com via seluler di Hari Guru Nasional, Rabu. (25/11/20)

“Tentu dalam hal ini PGRI Kota Bandung mendorong agar bisa menjaga kehormatan itu dengan cara menjaga marwah, jati diri seorang guru karena apa artinya pendidikan kalau bapak ibu gurunya tidak menjaga marwah, tidak menjaga kehormatan sebagai seorang pendidik,” tambah Cucu yang juga menjabat sebagai Sekdisdik Kota Bandung.

Masih dikatakannya,” Demikian slogan guru bermartabat menjaga marwah dan penghormatan. Maka untuk selanjutnya bahwa seorang guru harus profesional dan memiliki kompetensi kompetensi di bidangnya yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian nya, seorang guru juga harus memiliki integritas diri,” ungkapnya.

“Dikarenakan pelayanan guru terhadap peserta didik itu profesional yang dimana bukan pada saat bekerja saja, akan tetapi 24 jam guru bekerja. Anak-anak menghormati guru, guru menyayangi anak-anak, bukan hanya ketika tatap muka di kelas bukan hanya ketika di sekolah, tetapi ketika bertemu di kegiatan sosial kemasyarakatan, di pasar atau dimanapun maka guru tetap bekerja. Itulah kompetensi sosial yang harus dimiliki oleh guru yang profesional,” jelasnya.

“Mudah mudahan dengan demikian, di Hari Guru Nasional 2020 ini, seluruh guru khususnya yang ada di Kota Bandung menjadi lebih sejahtera baik lahir maupun batin, sehingga guru merasa nyaman merasa tenang melaksanakan tugasnya,” pungkasnya.

(Dadang)

Editor : Tony

News Feed