Bekasi, nuansarealitanews.com,-Keluarga Almarhum Sutara Anwar Sandawi, Almarhumah Hj. Neneng Asmani Binti Aseni menyerahkan dua unit Ambulans untuk RW. 013, Perum Mustika Grande, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dan RW. 013, SDN 22, RW. 013, Buaran II, Klender.

Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat RW 013, Perum Mustika Grande, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Minggu, (31/01/2021).

Sekertaris Desa Burangkeng (Ali Gunawan) hadir bersama Wakil Ketua BPD Desa Burangkeng (Ismuri), Ketua RW. 013 Perum Mustika Grande (Tridjoko Siamtoro), Ketua DKM Perum Mustika Grande (Ustad Acheng), Ketua Forsil MG (Ustad Jayadi), Perwakilan RT Perum Mustika Grande, Pengurus RW. 013 Buaran II (Roni), Perwakilan pengurus DKM RW. 013 Buaran II, serta perwakilan warga dari Perum Mustika Grande dan perwakilan dari warga RW. 013 Buaran II.

Berturut-turut sambutan disampaikan oleh ketua RW. 013 Mustika Grande, Sekdes Desa Burangkeng, perwakilan pengurus RW. 013 Buaran II klender.

Pihak penerima secara khusus memberikan ucapan terima kasih kepada perwakilan keluarga yang memberikan wakaf.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas pemberian wakaf unit Ambulance untuk warga kami, memang selama ini kita belum memiliki ambulance tapi kami sudah berencana untuk membeli mobil tersebut dengan program KKW (Kerukunan Kematian Warga) yang kami jalankan,” ucap Tridjoko Siamtoro.

“Alhamdulillah berkat doa kita semua, yang tadi nya kita berniat membeli mobil ambulance, tapi kita mendapatkan wakaf dari keluarga Almarhum Sutara yang di wakil kan oleh anak nya Bapak M.Sodikin,” lanjutnya.

Tridjoko lebih lanjut mengatakan, “Di sini kita tinggal bagaimana merawat dan menjaga amanah ini. Kalau untuk mekanisme penggunaan, warga tinggal kordinasi ke RT setempat untuk menggunakan unit tersebut dan untuk masalah biaya kita tidak mematok karena disini kita mempunyai program KKW yang akan membantu semua kebutuhan bagi yang terkena musibah.”

“Harapan saya dengan adanya unit Ambulance ini bisa bermanfaat untuk semua warga dan bisa menjadi ladang ibadah untuk keluarga yang memberikan wakaf ini. Pesan saya, nanti untuk ketua RW pengganti saya, tolong jaga dan rawat amanah ini dengan baik, jangan pernah membedakan agama, suku, ras dan golongan, selalu pakai pedoman Bhineka Tunggal Ika,” tutup Tridjoko.

Di lokasi yang sama, M. Sodikin perwakilan keluarga yang mewakafkan unit Ambulans menuturkan, “Ini memang pesan dari almarhum kedua orang tua kami, kami sebagai anak sepakat untuk menjalankan segala pesan dari orang tua kami”.

“Semoga unit Ambulans ini bisa digunakan dengan baik dan dirawat dengan sebaik-baiknya, dan kami sekeluarga memohon doa untuk kedua orang tua kami, semoga beliau diberikan surga nya Allah SWT,” tutup M. Sodikin.

Serah serah terima kunci, juga dilakukan santunan anak yatim dan doa penutup.(NR/MD)

Tinggalkan Balasan