MAGETAN, NR – Dewan Pimpinan Daerah Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Magetan laksanakan rapat rutin bulanan yang dihadiri oleh Anggota SWI sebanyaj 20 orang dan Kepala PT. PLN (persero ) Divisi Magetan Bambang, (30/1/21).

Acara rapat tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk menekan angka penyebaran covid-19.

Rapat tersebut dihadiri secara simbolis pemotongan tumpeng untuk menandakan bahwa DPD SWI di Magetan telah terbentuk oleh ketua Supriyanto Joyo yang diserahkan kepada kepala PT. PLN (persero) Magetan Bambang dengan disertai doa bersama sama dan dipimpin oleh Agus Redjo Santosa serta penyerahan beberapa simboles dari lainya, tempat kartu angota DPD SWI.

Supriyanto Joyo Ketua SWI Magetan juga sebagai Kabiro Media Kabar Oposisi Net juga seorang seniman campur sari grup 99 menjelaskan,” Sebelumnya kita berdoa bersama sama yang ditujukan ketua DPW SWI Jawa Timur Bapak bambang hari ini tutup usia menghadap sang Illahi, semoga segala amal kebaikannya diterima di sisi Allah dan diampuni segala dosanya amin,” tuturnya.

Lanjutnya,”Mengenai surat pemberitahuan keberadaan DPD SWI di Magetan secepatnya pendistribusian ke 18 kecamatan di kabupaten, yang jumlahnya 174 surat pemberitahuan supaya dari kantor dinas tersebut secepatnya menyentuh DPD SWI yang di Magetan dan tidak didahului dari organisasi lain, untuk kegiatan ke desa desa minimal dua anggota saja sebaiknya kalau ada kendala dari desa baru boleh lebih dari 2 anggota sedangkan untuk berkunjung ke opd diperbolehkan bersama sama,” cetusnya.

” Dan anggota DPD SWI Magetan dibekali seragam apabila berkunjung di instansi pemerintah tingkat kabupaten ataupun tingkat ke desa ” jelasnya.

“Segenap pengurus SWI yang ditunjuk ketua kedepanya dan surat untuk ditunjukan ke kecamatan untuk dilakukan audiensi dengan tembusan kedinas PMF dan kepala desa sekabupaten Magetan yang menyangkut publikasi yang dianggarkan dari dana desa ( DD ) atau dialokasikan dari dana desa ( add ) yang transparansi media memakili masyarakat selaku kontrol sosial ke desa desa. Karena melakukan kontrol sosial tidak hanya wartawan atau media saja tetapi setiap Warga Negara Indonesia punya hak dalam pengawasan karena di kabupaten Magetan telah dibentuk lebih dahulu dari target 100 kota/kabupaten,” ungkapnya.

Kepala PT PLN (persero) divisi Magetan juga bersinergi dengan badan usaha milik negara (BUMN) Bambang mengatakan,” Terima kasih telah diundang dalam rapat rutin tiap bulan oleh DPD SWI Magetan dan kami akan mendukung semua programnya juga berguna di kalangan masyarakat. PT.PLN (persero) memang memiliki program BASIS DATA TERPADU (bdt ), TNP 2K (Tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan) yang terdata di Dinas Sosial ( dinsos ) untuk listrik subsidi dengan daya 450 VA karena target tahun 2024, 100% semoga masyarakat harus memiliki listrik sampai di daerah pelosok. Tentang listrik mengakses diaplikasi di google play store dengan pasword PLN MOBILE yang melayani penambahan daya, ijin baru, lampu padam, juga ijin hajatan dll, yang bisa bayar di Alfamart, Indomart terdekat tanpa harus datang di kantor PLN langsung, “jelasnya.

Semoga dengan penjelasan melalui undangan rapat rutin tiap bulan DPD SWI bisa menginformasikan kepada lapisan masyarakat umum supaya terbantu hal informasi PLN dan hak masyarakat mengerti,” pungkasnya.

( Agus kaperwil jatim )

Tinggalkan Balasan