Oknum Kepala Desa Sukolilo, Jiwan – Madiun Dipolisikan

Madiun, NR –
Setelah diadukan warganya atas dugaan Korupsi dan atau dugaan Penggelapan atas sewa Tanah Kas Desa Sukolillo, Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun pada Kamis (7/1/21) sekitar Rp. 208.000.000 lebih, pihak Reskrim Polres Kota Madiun langsung menindaklanjutinya dengan meminta keterangan oknum Kepala Desa tersebut dengan pihak-pihak terkait atas kasus tersebut pada Rabu (20/1/21) lalu secara intensif hingga jelang sore.

Sebelumnya Media ini mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada MURYADI namun tidak menjelaskannya secara tegas dan terkesan ada yang ingin ditutupi.

“Saya tidak menggunakan uang tersebut dan saya siap diproses hukum dan siap ‘DIPECAT’ sebagai Kepala Desa,” ujarnya pada Rabu pagi (20/1/21).

Terkait dugaan sifatnya yang dianggap arogan oleh warganya, MURYADI merasa salah.

“Saya tidak akan membuat masyarakat resah dan akan memperbaiki pelayanan semuanya untuk masyarakat Desa Sukolilo dan saya siap jalani proses hukum benar atau salah,”terangnya.

Dibagian lain, Kepala Desa MURYADI juga diduga secara sepihak tanpa melalui prosedur yang ada. MURYADI juga melakukan sewa tanah kas desa tersebut tanpa melalui lelang terbuka dan diduga melakukan pergantian BENDAHARA DESA secara sepihak namun MURYADI juga tidak menjelaskan alasan yang tepat atas masalah tersebut.

Terkait pergantian bendahara desa beralasan hanya karena faktor pemahaman tentang IT (Information Technology) atau Teknik Informatika.

“Karena ponakan saya mengerti IT jadi diganti, karena bendahara lama kurang menguasai IT,”ungkapnya beralasan.

Terkait hal ini media ini juga mengkonfirmasi ke salah satu Pengurus BPD, MUJIANTO yang pada saat terjadi sewa tanah kas desa tersebut belum menjadi Ketua dan pada periode 2020 menjadi Ketua BPD.

“Setahu saya memang saat itu tanah bengkok kas desa tidak dilelang dan menurut saya pribadi itu salah dan juga tidak dilaporkannya sewa tanah tersebut tidak dilaporkan dalam APDes juga salah dan saya tidak tau digunakan untuk apa uang tersebut dan setelah ada temuan seperti oleh penegak hukum ini, Januari ini baru mau dimasukkan ke APDes, ini kami sayangkan juga karena kami dari BPD mitra Desa, ketika ada yang salah seharusnya memang kami ingatkan dan bila program itu baik akan kami dukung “tegas Mujianto yang juga ikut diminta keterangannya oleh penyidik Reskrim.

“Terkait pergantian bendahara Desa setahu saya mungkin tidak ada rapat dulu sebelum diganti dan setelah diganti ada pemberitahuan dan mungkin ketidakfahaman juga adanya undang-undang yang melarang Nepotisme keluarga “tambahnya.

Penelusuran media ini ada beberapa undang-undang atau aturan yang diduga langgar dan dilakukan oleh Kades desa tersebut diantaranya UU 6 tahun 2014 desa yakni tentang larangan Bagi Kepala Desa diantaranya pasal 29 UU 6/2014 Menyatakan Kepala Desa dilarang:
1. Merugikan kepentingan Umum,

2. Membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain dan atau golongan tertentu,

3. Menyalahgunakan wewenang, tugas, hak dan atau kewajibannya,

4. Melakukan tindakan diskriminatif terhadap warga dan atau golongan tertentu,

5. Melakukan tindakan meresahkan sekelompok masyarakat desa,

6. Melakukan KORUPSI,KOLUSI NEPOTISME.

Sedangkan pemberhentian kepala desa bisa disebabkan beberapa alasan diantaranya melanggar larangan sebagai kepala desa, korupsi maupun aturan hukum lainnya.

Sedangkan dugaan kepala desa MURYADI Akan mengembalikan uang sewa tanah kas desa yang dipersoalkan tersebut, sesuai UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang TINDAK PIDANA KORUPSI, pasal 4 berbunyi,

“Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara TIDAK MENGHAPUSKAN DIPIDANAKANNYA PELAKU tindak pidana Korupsi sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3.
Media ini mencoba mengkonfirmasi Muryadi kembali tanggapannya setelah diperiksa penyidik Unit TIPIKOR SATRESKRIM POLRES KOTA MADIUN, namun pesan whats app media ini belum mendapat tanggapan pada Kamis (21/1/21).

( Agus )

  • Related Posts

    Cipkon Malam Hari, Anggota Polsek Murung Patroli Ke Obyek Vital

    Polres Murung Raya – Anggota Polsek Murung melaksanakan patroli Strong Point malam hari di tempat Obyek Vital Kec. Murung Kab. Murung Raya guna mencegah gangguan kamtibmas dan gangguan 3C (Curat,…

    Polsek Sukamara Lakukan Giat Minggu Kasih Di Desa Pudu Rundun

    Nuansarealitanews.com-Polsek Sukamara-Polres Sukamara-Polda Kalteng, Kegiatan Minggu Kasih berlangsung di salah satu warung kopi jalan Pudu Desa Pudu Rundun Kec. Sukamara, Acara tersebut dihadiri oleh Unit Binmas Polsek Sukamara Bripka Supiayanto.Minggu…

    Tinggalkan Balasan

    You Missed

    Patroli Rawan Guan Kamtibmas Dilaksanakan Personel Sat Samapta Polres Sukamara Guna Memberikan Rasa Aman Dan Nyaman kepada Masyarakat Serta Membangun Hubungan yang Baik Dengan Masyarakat

    Patroli Rawan Guan Kamtibmas Dilaksanakan Personel Sat Samapta Polres Sukamara Guna Memberikan Rasa Aman Dan Nyaman kepada Masyarakat Serta Membangun Hubungan yang Baik Dengan Masyarakat

    Personel Polsek Balai Riam Laksanakan Kegiatan Patroli KRYD Guna mengantisipasi Gangguan kamtibmas Pada Daerah Dan Jam – Jam Rawan

    Personel Polsek Balai Riam Laksanakan Kegiatan Patroli KRYD Guna mengantisipasi Gangguan kamtibmas Pada Daerah Dan Jam – Jam Rawan

    Polsek Jelai Laksanakan kegiatan Monitoring Keliling Guna Monitoring Sitkmatibmas

    Polsek Jelai Laksanakan kegiatan Monitoring Keliling Guna Monitoring Sitkmatibmas

    Patroli Malam Polsek Sukamara Dalam Upaya Pencegahan Tindakan Kriminal Pada Malam Hari

    Patroli Malam Polsek Sukamara Dalam Upaya Pencegahan Tindakan Kriminal Pada Malam Hari

    Upaya Pencegahan Gangguan Kamtibmas Di Malam Hari, Personel Polsek Pantai Lunci Laksanakan Patroli KRYD Ke Sejumlah Tempat Keramaian

    Upaya Pencegahan Gangguan Kamtibmas Di Malam Hari, Personel Polsek Pantai Lunci Laksanakan Patroli KRYD Ke Sejumlah Tempat Keramaian

    Upaya pencegahan Kegiatan Pungli Terus Diupayakan Personel Polsek Pantai Lunci

    Upaya pencegahan Kegiatan Pungli Terus Diupayakan Personel Polsek Pantai Lunci