Terkait Kasus Begal Di Teluk Pucung Bekasi Utara, Begini Kata Arist Merdeka Sirait

Jakarta,nuansarealitanews.com – Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait bicara terkait kasus pembegalan yang terjadi di Teluk Pucung, Bekasi Utara. Senin, (25/01/2021).

Saat dijumpai awak media ke kantor Komnas Perlindungan Anak yang berlokasi di Jl. TB Simatupang No.59, RT. 002 RW. 008, Kelurahan Gedong, Kecamatan. Pasar Rebo, Kotamadya Jakarta Timur, Arist Merdeka Sirait Ketua Komnas Perlindungan Anak mengatakan ,” Tentu Komnas Perlindungan Anak prihatin dimana ada anak dibawah umur yang diduga terlibat melakukan tindakan kejahatan terhadap anak seusianya”.

“Informasi yang kami terima, dari 7 terduga pelaku begal dengan kekerasan fisik terhadap seorang anak, ada beberapa terduga pelaku yang berusia dibawah 18 tahun dan selebihnya diatas 18 tahun, didalam kondisi seperti ini, maka anak yang usia dibawah 18 tahun, ketika dia melakukan tindak pidana, maka pidana yang dijatuhkan kepada anak adalah tidak lebih dari 10 tahun, walaupun jaksa menuntut 10 tahun dan hakim mengabulkan tuntutan jaksa, maka ada perintah pengadilan sesuai dengan undang-undang sistem peradilan anak, anak itu hanya menjalani sepertiga atau separo dari tuntutan jaksa atau hakim,” lanjutnya.

“Komnas Perlindungan Anak juga mengharapkan kepada pengadilan, dalam menangani perkara ini harus mengedepankan pendekatan restorasi terhadap anak-anak sekalipun dia melakukan tindak pidana, supaya ada kesempatan untuk anak itu berubah,” tegasnya.

“Undang-undang sistem peradilan pidana anak dan undang-undang perlindungan anak, bahkan semangat dari konvensi PBB itu tidak membenarkan untuk menerima pengakuan dari tindak pidana anak dengan adanya penyiksaan apa lagi dengan pemaksaan dan sebagainya,” lanjutnya.

“Kalau ini terjadi maka batal dimata hukum, kalau itu bisa di buktikan dipersidangan maka anak tersebut bisa bebas secara murni dan pihak yang melakukan kekerasan akan di berikan hukuman sesuai hukum yang berlaku dan
Komnas perlindungan anak tidak membenarkan adanya tindakan pemaksaan bahkan penyiksaan terhadap anak,” ujarnya.(NR/MD)

  • Related Posts

    Polsek Sukamara Lakukan Giat Minggu Kasih Di Pelabuhan Tangsi Sukamara

    Nuansarealitanews.com-Polsek Sukamara-Polres Sukamara-Polda Kalteng, Kegiatan Minggu Kasih berlangsung di Jalan Tjilik Riwut disalah satu warung kopi kelurahan mendawai, Acara tersebut dihadiri oleh Kanit SPKT III Polsek Sukamara Bripka Choirul Lukman,S.H…

    Bakti Sosial HUT Bhayangkara ke-78 di Polsek Sukamara: Polri Presisi untuk Transformasi Ekonomi

    Nuansarealitanews.com-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78, Polsek Sukamara menggelar bakti sosial yang dipimpin oleh Kapolsek Sukamara, Iptu Muh. Sakir, serta dihadiri oleh Ketua Ranting Bhayangkari di Jalan…

    Tinggalkan Balasan

    You Missed

    Polsek Rungan Bergerak Aktif dalam Pencegahan Tambang Ilegal

    • Juni 24, 2024
    • 1 views
    Polsek Rungan Bergerak Aktif dalam Pencegahan Tambang Ilegal

    Pencegahan Kebakaran Hutan: Polsek Rungan Rutin Patroli Rawan Kebakaran

    • Juni 24, 2024
    • 1 views
    Pencegahan Kebakaran Hutan: Polsek Rungan Rutin Patroli Rawan Kebakaran

    Personil Polsek Basarang Cek Sumber Air Antisipasi Karhutla Di Wilayah Kecamatan Basarang

    • Juni 24, 2024
    • 3 views
    Personil Polsek Basarang Cek Sumber Air Antisipasi Karhutla Di Wilayah Kecamatan Basarang

    Antisipasi Gangguan Kamtibmas Personil Polsek Basarang Giat Patroli Dialogis

    • Juni 24, 2024
    • 5 views
    Antisipasi Gangguan Kamtibmas Personil Polsek Basarang Giat Patroli Dialogis

    Bhabinkamtibmas Desa Panarung Polsek Basarang Giat Door To Door System

    • Juni 24, 2024
    • 4 views
    Bhabinkamtibmas Desa Panarung Polsek Basarang Giat Door To Door System

    Tingkatkan Kewaspadaan, Personel Polsek Rungan Lakukan Pemeriksaan Debit Air Rutin

    • Juni 24, 2024
    • 2 views
    Tingkatkan Kewaspadaan, Personel Polsek Rungan Lakukan Pemeriksaan Debit Air Rutin