Warga Desa Sisarahili Korban Dugaan Penganiayaan Minta APH Segera Usut Tuntas !

Nias Utara, NR-Suatu tindakan yang sangat merugikan orang lain telah terjadi di Dusun IV Desa Sisarahili, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara ketika menjelang pergantian tahun tepatnya 31 Desember 2020 sekitar pukul 21.00 Wib.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari warga setempat mengatakan bahwa pada saat menjelang pergantian tahun, beberapa orang remaja berbeda usia sedang duduk-duduk di halaman rumah SM alias I. Seri Harefa setelah berakhir kegiatan kebaktian di malam itu sekitar 15 m dari lokasi kejadian. Kegiatan para remaja berkumpul sambil menunggu pergantian tahun.

“Saat itu kami sedang duduk-duduk di depan rumah ini, namun beberapa saat kemudian berteriak dan memaki-maki kami semuanya dengan kata-kata kotor. Kami lihat ternyata itu adalah TH alias A.Edar Harefa, GH alias A.Beri Harefa dan RH anak dari TH. Beberapa menit setelah itu, anak dari TH inisial RH memukul salah seorang remaja yang sedang mempertanyakan kepada siapa mereka tujukan kata-kata kotor dan makian tadi sehingga terjadilah perkelahian malam itu,” ungkapnya.

Augutinus Harefa selaku korban datang dari rumahnya yang tidak jauh dari lokasi perkelahian mencoba melerai para remaja beserta TH yang sedang memegang sepotong kayu. Ketika kayu yang ada di tangan TH jatuh maka spontan TH mencabut pisau ke arah korban Augustinus Harefa alias A. Delni Harefa yang tampak langsung oleh warga yang melihat pada saat kejadian tersebut, dengan posisi tangan si korban terluka lalu mencoba menghindari TH sedangkan TH langsung melarikan diri dari tempat itu dan terjatuh di parit.

Berdasarkan kejadian tersebut, pihak korban penganiayaan atas nama Augustinus Harefa tanggal 04 Januari 2021 telah membuat laporan pengaduan di Polres Nias melalui SPKT dengan nomor laporan Polisi : STPLP/03/1/2021/NS. Pihak korban berharap agar laporan yang disampaikannya dapat segera ditindaklanjuti.

Beberapa warga masyarakat menyampaikan kepada media nuansarealitanews.com mengaku bahwa pisau itu berasal dari TH. Dan mereka sangat berharap kepada pihak penegak hukum agar laporan tersebut diproses sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku supaya pihak pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Di lain waktu dan tempat, kuasa hukum dari pihak korban menyampaikan melalui telepon genggam supaya pelapor tetap bersabar menunggu, kita ikuti saja prosesnya bagaimana.

“Kita nantikan saja prosesnya tak perlu kita buru-buru”. Pungkasnya melalui telepon.
(EH)

  • Related Posts

    Polsek Kapuas Hilir menggelar program Minggu Kasih

    – Polsek Kapuas Hilir menggelar program Minggu Kasih, salah satu Program Kapolri Quick Wins Presisi dengan sambang ke rumah Warga jemaat Gereja GKE Bethania Barimba di Kel. Barimba dengan pemimpin…

    Polsek Kapuas Hilir Melaksanakan Jum’at Curhat (17/5/2024)

    Kapolsek Kapuas Hilir AKP Sugiono  yang diwakili PS KA SPKT I Polsek Kapuas Hilir Aiptu Hadi Juwarsa dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa, ” Tujuan dilaksanakannya Program ‘Jum’at Curhat’ yang digagas…

    Tinggalkan Balasan

    You Missed

    Bupati Karawang Terima Penghargaan dan Dikukuhkan Sebagai Alumni Kehormatan IPDN

    Bupati Karawang Terima Penghargaan dan Dikukuhkan Sebagai Alumni Kehormatan IPDN

    Unit Resmob Polres Pulpis Gerak Cepat Tangkap Pelaku Penganiayaan

    Provos Sipropam Catat Absensi Personel Dalam Pelaksanakan Apel Internal Bagsatsie Polres Kapuas

    Provos Sipropam Catat Absensi Personel Dalam Pelaksanakan Apel Internal Bagsatsie Polres Kapuas

    Rutin, Sipropam Polres Kapuas Lakukan Wasdal Dalam Pelaksanaan Apel Satfung Personel Setiap Hari Rabu

    Rutin, Sipropam Polres Kapuas Lakukan Wasdal Dalam Pelaksanaan Apel Satfung Personel Setiap Hari Rabu

    Tingkatkan Kewaspadaan Personil Polsek Basarang Giat Siaga Mako

    Tingkatkan Kewaspadaan Personil Polsek Basarang Giat Siaga Mako

    Personil Polsek Basarang Giat Gatur Pagi Di Ruas Jalan Trans Kalimantan

    Personil Polsek Basarang Giat Gatur Pagi Di Ruas Jalan Trans Kalimantan