Terkendala Biaya, Bayi Baru Lahir Tertahan Di Rumah Sakit Umum Cibabat

Nuansarealitanews.com, Cimahi,-Seorang bayi baru lahir terpaksa harus tertahan di RSUD Cibabat lantaran kedua orang tuanya tidak bisa menunjukan kartu KIS anak yang diminta pihak rumah sakit.

Sementara HH ibu bayi, sudah bisa keluar RSUD karena mempunyai kartu jaminan sosial BPJS Kis yang telah dijamin pemerintah.

Dengan kebijakan yang dikeluarkan pihak RSUD, HS ayah bayi mengaku bingung harus berbuat apa. Sebab jika tidak bisa menunjukan kartu KIS anak, dirinya dan istri harus membayar uanga sejumlah Rp 1.2 juta untuk mengeluarkan anaknya.

“Istri saya terpaksa meninggalkan bayi di rs karena harus mencari biaya perawatan bayi sebesar Rp 1,2 juta. Sementara istri saya mengira anak juga bisa masuk kedalam jaminan BPJS Kis. Sementara kondisi saya saat itu sedang sakit di rumah,” ungkap HS. Selasa (02/02/21)

Diketahui, istrinya telah melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki pada Minggu 31 Januari 2021 pukul 17.10 Wib. Sebelum melahirkan, kata HS, istrinya sudah mengalami kontraksi dan ketuban.

“Makanya saat itu saya langsung membawa istri ke RSUD Cibabat. Saat tiba pihak rs langsung menerima dengan baik dan langsung dilakukan pemeriksaan.” Tuturnya.

Saat proses persalinan, dirinya melihat para dokter dan perawat menangani istrinya dengan baik, hingga anaknya lahir dengan selamat.

Namun dibalik kebahagiannya, HS merasa kecewa karena pihak rumah sakit bersikeras harus mengurus kartu jaminan KIS anak. Jika tidak, dirinya dan istri harus membayar lunas tunggakannya.

“Dan tidak benar kalau istrinya akan meninggalkan rs begitu saja. Seperti pernyataan RSUD.” Ujar HS.

Dia mengaku bukan tidak mau mengurus persyaratan yang diminta pihak RSUD. Tapi cenderung lebih kepada syarat yang menurutnya tidak akan bisa dilakukannya secara cepat.

“Itu juga pihak petugas menyarankan agar segera mengurus BPJS, tapi ada syarat yang menurut saya tidak mudah. Yaitu karena status perkawinan yang tidak tercatat pemerintah alias nikah sirih,” Bebernya.

Sebagai jalan tengah, akhirnya pihak RSUD hanya bisa mengurangi 20% dari total tagihan. Itupun harus menyertakan SKTM. Mestinya, dalam kondisi pandemi persyaratan bisa lebih dipermudah.

“Saya paham jika pihak rs mempunyai kewajiban melengkapi administrasi untuk klaim ke pihak BPJS. Tapi saya pun bertanya, apakah pihak rs juga akan menjamin keselamatan bayi kami jika berlama-lama di rs. Apalagi kondisi rs ini salah satu rujukan pasien Covid?,” Imbuhnya.

Meski sulit karena dirinya sedang sakit, dirinya tidak bermaksud untuk menghindar dari tanggung jawab. Dia juga mengatakan meski sudah meminta bantuan kepada salah satu rekannya yang ada rs, namun terkesan tetap sulit.

“Bahkan petugas harus menghubungi dulu dr Reri sebagai plt Direktur RSUD Cibabat. Tapi pada intinya kami harus patuh pada persyaratan administrasi.” Cetusnya.

Sementara, dr Reri Plt RSUD Cibabat hanya minta kedua orang tua bayi menyerahkan kartu jaminan sosial Kis anak, agar bisa mengeluarkan dari rumah sakit.

“Kami sudah meminta kedua orang tuanya untuk memberikan kartu Kis khusus anak kepada kami, tapi bapaknya tidak menyerahkannya,” terang Reri, melalui pesan singkat WhatsApp.

(Dewa)

  • Related Posts

    Bakti Sosial HUT Bhayangkara ke-78 di Polsek Sukamara: Polri Presisi untuk Transformasi Ekonomi

    Nuansarealitanews.com-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78, Polsek Sukamara menggelar bakti sosial yang dipimpin oleh Kapolsek Sukamara, Iptu Muh. Sakir, serta dihadiri oleh Ketua Ranting Bhayangkari di Jalan…

    Cegah Pungli Di Pelayanan Pemerintahan, Petugas Dari Polsek Kapuas Barat Polres Kapuas Sampaikan Himbauan Akan Bahayanya Pungli Ke Masyarakat

    Polsek Kapuas Barat Polres Kapuas Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan Sosialisasi Satga Saber Pungli di Kelurahan Mandomai Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas Provinsi Kalteng, pada Kamis, (20/06/2024). Kapolsek Kapuas Barat Ipda…

    Tinggalkan Balasan

    You Missed

    Sosialisasi Polsek Kurun: Warga Wajib Peduli Terhadap Tambang Ilegal

    • Juni 21, 2024
    • 1 views
    Sosialisasi Polsek Kurun: Warga Wajib Peduli Terhadap Tambang Ilegal

    Polsek Tewah Patroli Objek Vital, Jaga Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

    • Juni 21, 2024
    • 2 views
    Polsek Tewah Patroli Objek Vital, Jaga Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

    Polisi RW Desa Tumbang Mantuhe, Bripka Tawun, Sambangi Warga dan Jaga Harkamtibmas Jelang Pilkada 2024

    • Juni 21, 2024
    • 4 views
    Polisi RW Desa Tumbang Mantuhe, Bripka Tawun, Sambangi Warga dan Jaga Harkamtibmas Jelang Pilkada 2024

    Kapolda Irjen Pol Djoko Poerwanto Terima Penghargaan Sahabat Pers Dari PWI Kalteng

    • Juni 21, 2024
    • 3 views
    Kapolda Irjen Pol Djoko Poerwanto Terima Penghargaan Sahabat Pers Dari PWI Kalteng

    Polri Peduli Disabilitas, Karumkit Bhayangkara Berikan Bantuan Kursi Roda Dan Bingkisan Sembako

    • Juni 21, 2024
    • 4 views
    Polri Peduli Disabilitas, Karumkit Bhayangkara Berikan Bantuan Kursi Roda Dan Bingkisan Sembako

    Lembaga dengan Citra Terbaik, Polri Mendapatkan Pujian

    • Juni 21, 2024
    • 2 views
    Lembaga dengan Citra Terbaik, Polri Mendapatkan Pujian