oleh

Terkait Kualitas Proyek Peningkatan Irigasi Waih Tilis, DPRA Ingatkan Pekerjaan Harus Sesuai Spesifikasi

-RAGAM-176 views

NuansaRealita News.com – Gayo Lues-Peningkatan irigasi waih tilis atu kasar yang terletak di desa Penosan kecamatan Blangjerango yang di duga bersumber anggaran pendapatan belanja Aceh (APBA) tahun 2021. Di duga tidak sesuai spesifikasi pekerjaan, pasalnya saat ini sudah ada yang Ambruk. Dari pantauan wartawan di lapangan beberapa hari yang lalu, sepertinya proyek irigasi tersebut mengurangi kedalaman pondasi serta adukan semen tidak sesuai standar bangunan dan juga di lantai irigasi diduga terlalu tipis sehingga di ragukan kekuatan nya. Masyarakat setempat berharap atas peningkatan pembangunan irigasi tersebut,bisa bermanfaat untuk mengairi lahan-lahan persawahan masyarakat dibeberapa desa,di kecamatan Blangjerango. Dalam pantauan tim di lapangan,saat di lakukan pengecekan proyek tersebut tidak di temukan papan nama Proyek pada 09-01-2022. Namun di sebut proyek tersebut bersumber APBA provinsi Aceh dengan anggarannya mencapai RP 5 miliar lebih.

Awak media perkirakan umur proyek itu masih seumur jagung, bangunan irigasi telah ada yang roboh/ambrol. Kuat dugaan, mutu pekerjaan nya tidak sesuai perencanaan nya/spec.

Yahdi Hasan Ramud salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh(DPRA) asal pemilihan Dapil 8 Gayo Lues Aceh Tenggara di komfirmasi via WhatsApp nya baru-baru ini mengatakan,saya sangat bersyukur atas pemberitahuan dan sambil konfirmasi kesaya dan akan menjadi masukan untuk menjadi bahan kami dalam melakukan Pansus DPRA dapil 8 nanti turun kelapangan, ujarnya.

Mengenai hal tangapan saya. Seluruh proyek pembangunan yang menggunakan Dana pemerintah harus sesuai dengan Rencana Anggaran Proyek(RAP). Kualitas atau Mutu harus di jaga, termasuk Manfaat untuk mesyarakat tepat sasaran,lanjutnya.

Sedangkan Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru via ponselnya juga mengungkapkan,kalau memang sudah ada yang roboh proyek tersebut,harus segera dilakukan perbaikan,karena saya yakin masa pemeliharaan nya belum habis, karena curah hujan yg tinggi memang sangat rawan terhadap proyek proyek fisik apalagi saluran air atau irigasi. kontraktor dan pengawas harus bersinergi, sama sama punya iktikad yang baik agar masyarakat tidak kecewa, katanya dengan nada singkat.

Kadis Pengairan Aceh Ade Surya,ST,ME di coba di hubungi via ponselnya dengan nomor +62821-6737-XXXX dengan nada tidak aktif ,dan seterusnya wartawan mengirimkan pesan serta Poto proyek via WhatsApp kepada Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, M.T. , pesan tersampaikan, namun tidak ada balasan nya. (armansyah)

News Feed