Pematang Karau, Bartim – Guna mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta banjir, Polsek Pematang Karau melaksanakan kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Kegiatan ini berpusat di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Pematang Karau dengan melibatkan pengecekan sarana prasarana (sarpras) serta pemantauan kondisi sungai setempat.


Koordinasi dan Pengecekan Kesiapan Posko Siaga
Pertama, personel Polsek Pematang Karau melakukan koordinasi dan pengecekan kesiapsiagaan personel serta sarana prasarana di Posko Siaga Karhutla dan Bencana Kecamatan Pematang Karau. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan tim dan peralatan penanggulangan bencana, termasuk alat pemadam kebakaran, perahu karet, serta logistik darurat.
“Kami memastikan semua personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga untuk menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla maupun banjir,” tegas Kapolsek Pematang Karau.
Pemantauan Debit Air Sungai Karau
Kedua, dilakukan pengecekan debit air Sungai Karau guna mengantisipasi potensi banjir, terutama di daerah rawan yang berdekatan dengan aliran sungai. Pemantauan ini penting untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat jika terjadi kenaikan debit air yang signifikan.
“Kondisi Sungai Karau masih stabil, namun kami terus memantau perkembangan cuaca dan ketinggian air untuk langkah antisipasi,” jelas salah satu personel yang bertugas.
Situasi Kondusif dan Terkendali
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan situasi yang kondusif dan terkendali. Polsek Pematang Karau berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD, TNI, dan relawan bencana guna meminimalisir dampak jika terjadi bencana.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi informasi resmi dari pihak berwenang, serta melaporkan tanda-tanda bahaya seperti kebakaran atau kenaikan air sungai ke Posko Siaga terdekat.(Joe)












