Gunung Mas – Dalam upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat serta memastikan kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadan, jajaran Polres Gunung Mas melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling). Kegiatan religius ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H.
Bertempat di Masjid Al-Mustaqim, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, kegiatan Senin malam (2/3/2026) dimulai pukul 19.00 WIB. Kehadiran orang nomor satu di Polres Gunung Mas ini turut didampingi oleh KBO Sat Lantas, Ipda Agung Yuliono, S.H., beserta sejumlah personel lainnya.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan salat Tarawih bersama warga setempat. Suasana khidmat menyelimuti masjid saat para aparat penegak hukum berbaur tanpa sekat dengan jemaah, menciptakan harmoni yang menyejukkan di tengah lingkungan masyarakat Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Heru Eko Wibowo menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan tokoh agama dan pengurus masjid. Ia menegaskan bahwa program Tarawih Keliling bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi serta menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Di sela-sela kegiatannya, Kapolres Gunung Mas menyampaikan pesan penting terkait pentingnya menjaga kerukunan dan kewaspadaan selama bulan Ramadan.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan tenang. Kehadiran Polri di tengah jemaah adalah wujud nyata dari Polri yang humanis. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menghindari hal-hal yang dapat memicu gangguan Kamtibmas, serta tetap mempererat tali persaudaraan antar sesama,” ujar AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H. Selasa (3/3/2026) pagi.
Kegiatan berakhir dengan situasi yang aman dan tertib. Langkah proaktif Polres Gunung Mas ini mendapat apresiasi positif dari jemaah masjid yang merasa lebih terlindungi dengan kehadiran polisi di lingkungan ibadah mereka. (sp)












