CILACAP, Nuansarealitanews.com – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Roy Panagom Pardede, S.T., M.Tech., melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) lapangan di wilayah Desa Bengbulang, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Rabu 03/06/2026.
Kunjungan strategis ini dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Cirajayu guna memastikan progres berjalan sesuai target teknis, mutu, dan waktu yang telah ditentukan.

Proyek yang berada di bawah naungan Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Citanduy ini didanai oleh APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp 16.556.890.132,00.
Pekerjaan fisik tersebut dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT. Tirta Indo Karya dengan masa waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender sejak penandatanganan kontrak pada 2 April 2026.
Peninjauan langsung ke lapangan ini menjadi langkah krusial untuk melihat dinamika serta kendala riil di tingkat tapak. Infrastruktur pengendalian banjir ini memiliki fungsi yang sangat vital dalam melindungi kawasan permukiman dan lahan pertanian warga di Kecamatan Karangpucung dari ancaman luapan banjir tahunan Sungai Cirajayu.
Selain memantau progres fisik secara ketat agar proyek senilai Rp 16,5 miliar tersebut selesai tepat waktu, kunjungan ini juga menjadi ruang koordinasi dengan jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat untuk menyerap aspirasi terkait pengelolaan aliran sungai secara jangka panjang.
Sementara itu, jajaran Pemerintah Desa Bengbulang mengapresiasi pengawasan langsung yang dilakukan oleh Kepala BBWS Citanduy.
Proyek pengendali banjir ini dinilai menjadi jawaban konkret atas aspirasi masyarakat Karangpucung yang selama ini mengharapkan solusi jangka panjang dari ancaman bencana hidrometeorologi.
Melalui sinergi yang kuat antara BBWS Citanduy, kontraktor pelaksana, serta pengawasan dari pemerintah daerah hingga tingkat desa, diharapkan infrastruktur pengarah arus dan pelindung tebing Sungai Cirajayu ini dapat rampung dengan kualitas terbaik tanpa hambatan berarti.
(SASNR)












