SUKAMARA – Guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di jalur perairan, personel Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan kegiatan sambang dialogis dengan menyisir kawasan pemukiman masyarakat di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Jelai, Senin (08/06/2026) Pagi.
Kegiatan patroli dialogis ini difokuskan untuk memantau langsung aktivitas transportasi air serta berinteraksi dengan warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai. Petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di air, termasuk memastikan kelengkapan alat keselamatan seperti pelampung di setiap sarana transportasi yang digunakan. Langkah preventif ini dinilai sangat efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan air maupun tindak pidana di wilayah perairan.

Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menekankan bahwa sambang dialogis merupakan agenda penting untuk membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat pesisir. Beliau menginstruksikan anggota agar selalu tanggap dalam menyerap aspirasi terkait dinamika keamanan di lingkungan perairan. Kehadiran Polri di wilayah perairan ini diharapkan mampu meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan konvensional maupun penyelundupan.
Di sela-sela dialog, petugas juga mengimbau warga agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat memicu gelombang tinggi atau arus deras di sungai. Sosialisasi terkait pemanfaatan Call Center 110 digencarkan agar masyarakat tidak ragu dalam melaporkan setiap kejadian menonjol atau aktivitas mencurigakan secara instan. Hubungan yang harmonis antara petugas dan warga pesisir menjadi modal utama dalam memelihara kondusifitas wilayah perairan.
Rangkaian kegiatan sambang dialogis di sepanjang DAS Jelai berakhir dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda pelanggaran hukum ataupun gangguan ketertiban umum selama petugas bersiaga di lapangan. Sat Polairud Polres Sukamara berkomitmen untuk terus konsisten mengawal keamanan di wilayah pesisir demi menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan transportasi air masyarakat. (HMS)












