Bekasi, nuansarealitanews.com – Sebuah pemandangan yang menyentuh hati terjadi di kalangan organisasi sosial Kabupaten Bekasi. ARS (Anak Rantau Sumatra) Kabupaten Bekasi, di bawah kepemimpinan yang bersemangat dari Bapak Hasanudin, Ketua ARS Kab. Bekasi, bersama-sama dengan para Ketua DPAC dari Tambun Selatan, Tambun Utara, Cikarang Barat, dan Cikarang Selatan, menggelar sebuah rapat penting dengan satu tujuan mulia: menggalang dana untuk membantu saudara-saudara di Sumatera. Minggu, 30/11/2025.

Rapat yang dilaksanakan dengan penuh keseriusan namun diwarnai kehangatan persaudaraan ini bukan sekadar pertemuan formal. Ini adalah pertemuan hati yang merespons panggilan kemanusiaan. Dalam suasana yang khidmat, Hasanudin menekankan pentingnya “Tanggung Jawab Hati” dalam setiap gerakan ARS.
“Air mata saudara kita di Sumatera adalah juga air mata kita di Bekasi. Jarak boleh memisahkan raga, tetapi hati kita satu. Gerakan ini adalah bukti bahwa solidaritas sejati tidak mengenal batas provinsi,” ujar Hasanudin dengan suara bergetar menahan haru, disambut anggukan mantap dari para Ketua DPAC yang hadir.
Para Ketua DPAC, yang menjadi ujung tombak pergerakan di wilayah masing-masing, menyatakan komitmen penuh. Mereka siap mengerahkan segala upaya, bergerak dari pintu ke pintu dan dari komunitas ke komunitas, untuk memastikan bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban penderitaan.
Ketua DPAC Tambun Selatan mengungkapkan, “Ini bukan tentang seberapa besar nominal yang kita kumpulkan, tapi tentang seberapa besar cinta dan perhatian yang kita kirimkan.” Ungkap HARIYONO.
Ketua DPAC Tambun Utara menambahkan, “Kami akan bekerja keras, karena kami tahu, di setiap rupiah yang terkumpul, ada senyum dan harapan yang akan mekar di sana.”tambah DEBI.
Ketua DPAC Cikarang Barat berkomitmen, “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Bekasi untuk berempati. Mari jadikan Kabupaten Bekasi sebagai pionir kebaikan.” Imbuh IMAM.
Ketua DPAC Cikarang Selatan menutup dengan pesan, “Semoga Allah membalas keikhlasan kita semua. Bantuan ini adalah jembatan kasih dari Bekasi ke Sumatera.”tutup AGUS MALIK.
Penggalangan dana ini dirancang sebagai gerakan kolektif yang melibatkan masyarakat luas. Organisasi Anak Rantau Sumatra di Kabupaten Bekasi berharap inisiatif ini tidak hanya menghasilkan bantuan materi, tetapi juga mengirimkan energi positif dan kekuatan moral kepada masyarakat di Sumatera yang membutuhkan.
Gerakan ini adalah narasi nyata bahwa di tengah kesibukan kota metropolitan, semangat gotong royong dan kepedulian tulus masih berdenyut kencang di nadi warga Kabupaten Bekasi.
(Sas NR)










