Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Akses Jalan RW 9 dan 10 Pasanggrahan akan Dibangun Disertai Reboisasi

badge-check


					Akses Jalan RW 9 dan 10 Pasanggrahan akan Dibangun Disertai Reboisasi Perbesar

Pemerintah Kota Bandung memastikan penanganan serius putusnya akses jalan yang menghubungkan RW 09 dan RW 10 Kelurahan Pasanggrahan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat melakukan monitoring kewilayahan di wilayah Pasanggrahan, Kamis, 8 Januari 2025.

Farhan menjelaskan, terputusnya akses jalan tersebut disebabkan longsor yang terjadi pada tahun 2022 dan hingga kini belum tertangani secara menyeluruh.

Kondisi ini berdampak pada aktivitas warga, terutama akses menuju area pertanian dan lahan sawah abadi di sekitar lokasi.

“Ini akibat longsor tahun 2022 sampai hari ini belum diperbaiki. Kita akan buatkan gambar atau desain jalan yang baik,” ujar Farhan.

Namun demikian, Farhan menegaskan, pembangunan jalan tidak bisa dilakukan secara sederhana tanpa memperhitungkan potensi longsor susulan.

Oleh karena itu, aspek mitigasi bencana menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan.

“Pertanyaannya adalah bagaimana jaminannya agar tidak terjadi longsor lagi. Jadi pembuatannya tidak hanya bikin jalan, tapi juga harus dilakukan penguatan,” jelasnya.

Menurut Farhan, salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah reboisasi di area rawan longsor, khususnya di sisi barat lokasi yang menjadi titik utama pergerakan tanah. Penguatan vegetasi dinilai penting untuk menjaga stabilitas lereng dan mencegah terulangnya bencana serupa.

“Sisi bagian barat yang longsor itu harus diperkuat dengan reboisasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan akses jalan nantinya akan mengintegrasikan fungsi konektivitas dan kelestarian lingkungan.

Dengan begitu, akses menuju kawasan pertanian, termasuk Sain Farm dan lahan sawah abadi, dapat kembali normal tanpa mengabaikan faktor keselamatan warga. (rob)**

Baca Lainnya

Polsek Kandis Gelar Panen Raya Jagung Dukung Program Presiden RI Wujudkan Ketahanan Pangan

9 Januari 2026 - 11:42 WIB

Angka Kemiskinan Menurun, Jumlah Penerima Bansos di Kota Bandung Berkurang

9 Januari 2026 - 10:55 WIB

Kapolres Purbalingga Pimpin Apel Terakhir Sebelum Pindah Tugas

9 Januari 2026 - 08:05 WIB

Permasalahan Penerbitan Kartu Keluarga di Dukcapil Kotim

9 Januari 2026 - 06:14 WIB

Transformasi Arsitektur Perpajakan Nasional: Kodifikasi Hukum Melalui Omnibus Law Penerimaan Negara dan Strategi Implementasi Badan Penerimaan Negara

9 Januari 2026 - 05:20 WIB

Trending di News