NUANSA REALITA, Palangka Raya – Cak Sam Polda Kalteng kembali membina masyarakat karena melakukan perbuatan yang merugikan orang lain dan berpotensi melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Kali ini, Cak Sam membina Kumbang (27) oknum karyawan bank di Palangka Raya yang masih mengganggu mantan pacarnya sebut saja Bunga (23) karyawati perusahaan di Palangka Raya. Bunga memutuskan hubungan asmara yang sudah terjalin selama 3 tahun, karena Kumbang kedapatan beberapa kali selingkuh dengan cewek lain. Kumbang tidak terima diputuskan dan masih sering mengganggu Bunga bahkan Kumbang sampai rela pindah agama mengikuti agamanya Bunga. Namun Bunga tetap kekeh tidak mau menerima Kumbang kembali.
“Cak ini saya mulai diganggu lagi, dia mengintai di area rumah sampai membuntutin saya kemana2 cak dan sering ngupload foto dan video kami di sosmed cak jadi seolah2 kmi itu balikan, saya terganggu sekali cak, ruang gerak saya seakan2 dibatasin dan saya takut kemana2, ini aja saya sampai nginap dirumah teman saya cak karna ga berani pulang, soalnya dia bisa nekat tidur di area rumah saya cak jadi saya takut di apa2in cak. apakah ini bisa langsung dipidanain cak, soalnya orangnya paling kaya kmrn, habis dichat cak sam dia ga ganggu memang, tapi sebentar aja cak, ngerasa situasi aman dia lanjut ganggu lagi cak, aku ada chat ortunya cak tapi kayanya di blok cak, mohon bantuannya ya cak,” curhat Bunga kepada Cak Sam.
Cak Sam kemudian mencari Kumbang ke rumahnya karena dihubungi lewat telepon tidak direspon. Waktu ketemu orang tuanya, Cak Sam berpesan agar Kumbang kooperatif dan mau dipertemukan dengan Bunga untuk dibina dan dimediasi di MALAPI.
Akhirnya, Kumbang datang ke MALAPI dan diberikan pembinaan oleh Cak Sam agar tidak lagi mengganggu Bunga karena Bunga sudah tidak mau lagi pacaran dengan dirinya.
Sambil menangis tersedu-sedu, Kumbang pun dengan berat hati melepaskan Bunga dan berjanji tidak akan menggangu Bunga lagi. Kumbang juga kembali ke agamanya semula setelah diberi nasehat oleh Cak Sam bahwa agama jangan ditukar dengan apapun.












