MADIUN – nuansarealitanews.com — Pemerintah Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, melaksanakan pembangunan selokanisasi di RT 18 Dusun Jirem sebagai upaya peningkatan infrastruktur lingkungan dan penataan sistem drainase permukiman warga.

Pembangunan selokanisasi tersebut memiliki volume sepanjang 110 meter dengan total anggaran sebesar Rp30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lembah dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat.
Kepala Desa Lembah, Andik Eko Widodo, menyampaikan bahwa pembangunan selokanisasi ini menjadi salah satu program prioritas desa untuk mengatasi permasalahan genangan air yang kerap terjadi saat musim hujan. Menurutnya, keberadaan saluran air yang memadai sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan warga.
“Pembangunan selokanisasi di Dusun Jirem ini diharapkan dapat memperlancar aliran air, mengurangi potensi genangan, serta mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang sehat dan tertata,” ujar Andik Eko Widodo.
Warga Dusun Jirem pun menyambut baik pelaksanaan pembangunan tersebut. Saat ditemui awak media di lokasi kegiatan, salah satu warga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah desa terhadap kebutuhan infrastruktur lingkungan.
“Kami sebagai warga Dusun Jirem sangat bersyukur dan mengapresiasi adanya pembangunan selokanisasi ini. Selama ini saat hujan air sering meluap dan menggenangi lingkungan. Dengan dibangunnya selokan ini, kami berharap aliran air menjadi lancar dan lingkungan menjadi lebih bersih serta nyaman,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Lembah menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan secara transparan dan tepat sasaran sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati melalui musyawarah desa. Dengan terealisasinya pembangunan selokanisasi ini, diharapkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Desa Lembah dapat terus meningkat.(agus)












