Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Wali Kota Bandung: Integritas adalah Wajah ASN di Hadapan Masyarakat

badge-check


					Wali Kota Bandung: Integritas adalah Wajah ASN di Hadapan Masyarakat Perbesar

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, integritas merupakan nilai utama yang harus dijaga oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

 

Penegasan tersebut ia sampaikan dalam sambutannya saat melantik 85 pejabat administrator dan pengawas, yang terdiri dari 7 camat serta pejabat struktural lainnya, di Balai Kota Bandung, Rabu 24 Desember 2025.

 

“Integritas adalah wajah kita di mata masyarakat. Apabila integritas kita baik, maka baiklah wajah kita di mata masyarakat. Sebaliknya, apabila integritas kita buruk, maka buruk pula wajah kita di mata masyarakat,” ujar Farhan.

 

Ia menjelaskan, pelantikan, rotasi, dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan untuk memastikan roda birokrasi berjalan optimal.

 

ASN, menurutnya, dituntut memiliki kemampuan adaptif dan bersifat generalis, siap bertugas di berbagai bidang maupun wilayah sesuai kebutuhan organisasi.

 

Farhan menyampaikan, capaian Pemerintah Kota Bandung selama satu tahun terakhir tergolong baik.

 

Namun, tantangan ke depan dinilai tidak semakin ringan. Karena itu, ia meminta amanah jabatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

“Tanpa integritas dan pengabdian, apa yang akan kita hadapi di masa mendatang bukan lagi terasa sebagai tantangan, tetapi bisa menjadi musibah,” tuturnya.

 

Ia mengajak, seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga integritas dengan bersikap jujur, konsisten, berani mengambil keputusan yang benar, patuh pada hukum, serta menolak segala bentuk penyimpangan.

 

Farhan menyederhanakan makna integritas dalam dua kata, yakni patut dan pantas, yang harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan aparatur.

 

Dalam menghadapi persoalan pemerintahan yang semakin kompleks dan multidimensional, Farhan menekankan pentingnya kerja sama tim.

 

Menurutnya, tidak ada individu yang dapat bekerja sendiri, melainkan harus saling melengkapi dalam satu ekosistem pemerintahan.

 

Sebagai bagian dari Pemkot Bandung, para pejabat yang dilantik diminta untuk mendukung dan menjalankan visi dan misi Bandung Utama, yaitu Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis.

 

Visi tersebut harus diterjemahkan ke dalam kebijakan, program, dan pelayanan publik yang nyata serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

 

Farhan juga mengingatkan agar para pejabat bijak dalam menggunakan media sosial dan menyampaikan pendapat di ruang publik.

 

Menurutnya, satu kesalahan, bahkan satu kata yang keliru, dapat menimbulkan persoalan yang tidak perlu.

 

“Setiap jabatan adalah tanggung jawab dan kontribusi kepada masyarakat. Jabatan ini adalah kesempatan untuk berinovasi, memperbaiki sistem, dan menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan humanis,” pesannya. (ray)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Piket polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

8 Mei 2026 - 14:19 WIB

Piket Polsek Kapuas Tengah laksanakan PAM shalat Jum’at di masjid Al Furqon Pujon.

8 Mei 2026 - 14:16 WIB

Piket Polsek kapuas tengah Rutin lakukan imbauan larangan karhutla kepada masyarakat.

8 Mei 2026 - 14:13 WIB

Giat Berikan Imbauan kepada warga masyarakat rutin oleh piket Polsek Kapuas Tengah.

8 Mei 2026 - 14:10 WIB

Personil Polsek kapuas tengah laksanakan Patroli Rutin ke bank BRI unit Pujon.

8 Mei 2026 - 14:06 WIB

Trending di News