Barito Timur – Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ampah Kota, Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan pengecekan debit air Sungai Karau di wilayah Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, pada Minggu, 28 Desember 2025.


Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan menyusul intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan kenaikan debit air Sungai Karau hingga meluap ke sejumlah pemukiman warga. Dari hasil pemantauan sementara, sejumlah rumah warga dilaporkan terdampak genangan banjir, antara lain, Gang Madrasah RT 05 sebanyak 40 KK rumah warga terendam dan Gang Mawar RT 06 sebanyak 50 KK rumah warga terendam dan Gang Melati RT 07 sebanyak 15 KK rumah warga terendam; serta Sudi Mampir RT 08 sebanyak 70 KK rumah warga terendam.
Pendataan jumlah rumah terdampak masih terus dilakukan oleh masing-masing Ketua RT setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga melaksanakan koordinasi dengan Ketua RT dan masyarakat, sekaligus menyampaikan himbauan kamtibmas dan kesiapsiagaan bencana kepada warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai dan lokasi rawan banjir. Warga diminta untuk selalu waspada, mengamankan barang-barang berharga, serta tidak mengizinkan anak-anak bermain di sekitar sungai atau genangan air demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Suprayitno, S.H., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan langkah awal Polri dalam upaya mitigasi bencana banjir di wilayah hukumnya.
> “Bhabinkamtibmas kami terus melakukan pemantauan debit air dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada. Kami juga mengajak warga untuk segera melapor ke perangkat kelurahan atau kepolisian apabila debit air mencapai batas kritis,” ujar IPTU Suprayitno.
Selain itu, sebagai langkah preventif, Bhabinkamtibmas mengajak Pokdar Kamtibmas dan lembaga desa untuk tetap siaga serta melakukan ronda malam di wilayah yang berpotensi terdampak banjir.
Kegiatan pengecekan debit air ini dilaksanakan oleh BRIPDA Adityarrin Pratama dengan menggunakan kendaraan roda dua sebagai sarana pendukung. Diperkirakan debit air akan berangsur menurun apabila dalam beberapa hari ke depan tidak terjadi hujan kembali dan Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(Joe)












