_Oleh: Warga Jatiwangi, Majalengka_
(mangzidan)
Setiap tanggal 10 November, kita tidak sekadar mengenang dentuman meriam di Surabaya tahun 1945. Kita mengenang sebuah keputusan moral: *lebih baik mati bermartabat daripada hidup terjajah.*
Bung Tomo berteriak melalui radio, _”Merdeka atau Mati!”_ – bukan karena benci, tapi karena cinta. Cinta kepada tanah, kepada anak cucu, kepada harga diri bangsa.
Siapa Pahlawan Hari Ini?
Jika dulu pahlawan mengangkat bambu runcing, hari ini pahlawan adalah:
Misalnya para Petani di jatiwangi yang tetap menanam padi di tengah cuaca ekstrem, ia _Cageur_ – menjaga ketahanan pangan bangsa.
Conto: Guru di sekolah yang mendidik siswa agar tidak tawuran, tidak ikut geng motor, ia _Bageur_ dan _Bener_.
Amilin BAZNAS Majalengka yang menyalurkan Miliaran rupiah juga dana ZIS hingga tepat ke 8 asnaf, tanpa potongan, ia Bener_ dan Amanah_
Bhabinkamtibmas* yang ronda malam menjaga satkamling disetiap Blok , ia _Singer_ – cekatan menjaga kampung.
Inilah *Panca Waluya* yang digagas Kang Dedi Mulyadi. Pahlawan masa kini bukan yang berteriak paling keras, tapi yang bekerja paling ikhlas.
Pahlawan tidak harus mati di medan perang. Pahlawan adalah orang yang mau *”Manjing ka Dirina”* – memperbaiki diri, *”Manjing ka Sasama”* – peduli sesama, *”Manjing ka Alam”* – menjaga lingkungan, baru *”Manjing ka Gustina”* – dekat dengan Tuhan.
Hari ini, Jatiwangi tidak butuh pahlawan yang minta dikenang namanya di tugu. Jatiwangi butuh:
Pemuda yang *Pinter* – tidak mudah termakan hoax dan judi online.
Warga yang *Bageur* – gotong royong padamkan kebakaran lahan, bukan bakar sampah sembarangan seperti kejadian di Burujul Wetan kemarin.
Pemimpin yang *Bener* – seperti Bupati Eman Suherman yang zakat mal pribadinya diserahkan ke BAZNAS untuk anak-anak SIGAP.
Mari kita tutup artikel ini dengan doa. Untuk para pahlawan yang gugur di Surabaya, di Majalengka, di setiap jengkal tanah air.
Mereka sudah selesai tugasnya merebut kemerdekaan. Tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan menjadi Pahlawan Panca Waluya di lingkungan kita masing-masing.
Selamat Hari Pahlawan 10 November 2026.
Jatiwangi Bergerak, Majalengka Langkung Sae, Jawa Barat Istimewa!
DN
Fastabiqul khairat
