Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Safari Ramadan, Farhan Gaungkan Silih Asah Silih Asih Silih Asuh

badge-check


					Safari Ramadan, Farhan Gaungkan Silih Asah Silih Asih Silih Asuh Perbesar

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menggaungkan semangat silih asah, silih asih, silih asuh saat Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Bandung, Senin 2 Maret 2026.

 

Di hadapan ratusan jemaah yang memadati masjid bersejarah tersebut, Farhan menyebut pentingnya gotong royong dalam memakmurkan rumah ibadah dan membangun Kota Bandung.

 

Dalam sambutannya, Farhan mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat di hari ke-12 Ramadan. Ia menyebut, Safari Ramadan kali ini menjadi salah satu yang paling ramai, meski digelar pada hari kerja tanpa menghadirkan tokoh nasional maupun figur publik ternama.

 

“Memakmurkan masjid adalah membuat masjid itu tidak pernah kosong. Masjid ini tidak akan makmur hanya karena satu orang wali kota. Masjid ini akan makmur ketika 2,6 juta warga Bandung bersama-sama memakmurkannya,” ujar Farhan.

 

Menurutnya, usia Masjid Agung Bandung yang telah melampaui 200 tahun menjadi bukti kuatnya fondasi kebersamaan warga. Ia menyebut, kekokohan masjid bukan semata karena konstruksi bangunan, melainkan karena komitmen kolektif masyarakat yang terus menjaga dan meramaikannya.

 

Farhan kemudian mengaitkan semangat tersebut dengan nilai luhur budaya Sunda yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Bandung, yakni silih asah, silih asih, silih asuh.

 

Ia menyebut tiga nilai itu sebagai fondasi karakter yang relevan dalam kepemimpinan maupun kehidupan sosial.

 

“Silih asah berarti kita terus mengasah kemampuan dan rasa tanggung jawab. Silih asih artinya menghadirkan cinta dalam setiap tindakan. Dan silih asuh, kita saling membina, saling mengingatkan, dan saling menguatkan,” tuturnya.

 

Ia mengatakan, Ramadan merupakan momentum terbaik untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata. Ibadah, kata Farhan, memang bersifat wajib, namun pelaksanaannya membutuhkan kesadaran dan kerelaan hati agar menghadirkan dampak sosial yang luas.

 

“Ibadah itu tanggung jawab individu, tapi manfaatnya untuk kebersamaan. Mari kita lakukan semuanya dengan suka dan rela, untuk kebaikan bersama,” katanya.

 

Farhan juga mengingatkan pentingnya infak dan sedekah sebagai wujud konkret *silih asah, silih asih, silih asuh*. Ia mengutip ajaran Islam yang mendorong umat untuk mencintai sesama sebagaimana mencintai diri sendiri sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

 

Farhan berharap, Ramadan tahun ini tidak hanya menghadirkan rasa lapar dan dahaga, tetapi juga keberkahan serta penguatan karakter warga. Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjaga Bandung tetap menjadi kota yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis. (rob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLRES SERUYAN MUSNAHKAN 109 GRAM SABU DARI ENAM KASUS, KAPOLRES: LAPORKAN AKTIVITAS NARKOBA DI LINGKUNGAN ANDA

6 Mei 2026 - 14:42 WIB

POLRES SERUYAN GELAR WARTA AWARDS TW I 2026, KAPOLRES BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA TIGA WARTAWAN

6 Mei 2026 - 14:40 WIB

KAPOLSEK SERUYAN HILIR CEK LAHAN JAGUNG PERSIAPAN PANEN KUARTAL I 2026

6 Mei 2026 - 14:37 WIB

SAT BINMAS POLRES SERUYAN GELAR BAJAKA DI PT. SELONOK LADANG MAS, TUMBUHKAN MINAT BACA ANAK

6 Mei 2026 - 14:36 WIB

POLSEK SERUYAN TENGAH HADIRI PENGAMBILAN SUMPH Pj KEPALA DESA BATU AGUNG

6 Mei 2026 - 14:33 WIB

Trending di News