Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Long Weekend: Ratusan Petugas Siaga, Dishub Bandung Siapkan Langkah Tegas

badge-check


					Long Weekend: Ratusan Petugas Siaga, Dishub Bandung Siapkan Langkah Tegas Perbesar

Menghadapi lonjakan wisatawan saat libur panjang akhir pekan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan langkah antisipatif dengan menerjunkan ratusan personel ke berbagai titik strategis. Fokus utama pengawasan diarahkan pada potensi kemacetan akibat parkir liar dan aktivitas travel yang kerap mengganggu arus lalu lintas.

 

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan libur panjang yang berlangsung selama tiga hari berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama dari luar kota yang masuk ke Bandung.

 

“Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” kata Rasdian, saat dikonfirmasi, Rabu 1 April 2026.

 

Tak hanya pengawasan, Dishub juga memperketat penindakan terhadap pelanggaran. Rasdian menegaskan, tidak ada lagi sekadar imbauan pelanggar akan langsung dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

 

Salah satu fokus penertiban adalah kendaraan travel yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan. Dishub telah menginventarisasi sekitar 25 perusahaan travel yang dinilai berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama di kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur.

 

“Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen sudah dibuat. Kalau masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk sanksi administrasi hingga penderekan,” tegasnya.

 

Selain itu, penertiban parkir liar juga menjadi perhatian serius, khususnya di kawasan wisata seperti Alun-alun, Asia Afrika dan Braga. Dishub bahkan telah memasang water barrier di sejumlah titik untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan.

 

“Di kawasan Braga hingga Naripan sudah kami pasang water barrier sekitar 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan,” jelasnya.

 

Untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, Dishub memberlakukan sistem kerja tiga sif bagi petugas, mulai dari pagi hingga tengah malam. Bahkan, pengawasan diperketat pada sore hingga malam hari saat jumlah pengunjung biasanya meningkat.

 

Selain itu, Dishub juga menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan ketersediaan personel selama akhir pekan, termasuk pada hari Sabtu dan Minggu.

 

“Kami menurunkan ratusan personel dan akan terus siaga di lapangan. Ini bentuk komitmen kami agar lalu lintas tetap terkendali selama long weekend,” tuturnya. (kyy)**

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers

10 Juni 2026 - 11:44 WIB

Operasional Gudang Jual-Beli di Danasri Nusawungu Jadi Sorotan, Pengelola Sebut Izin Lengkap Tapi Belum Bisa Tunjukkan Dokumen!

10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Raden Bambang, SS Ketum DPP-CIC Minta Kejagung Usut Tuntas 26 Nama Dalam Kasus MBG. Eksekutif, Legislatif, Yudikatif Jangan Tebang Pilih

10 Juni 2026 - 10:51 WIB

Edi Syahputra, S.T : Jangan Korbankan Pemulihan Pasca Banjir Demi Pembangunan Gedung KDMP

10 Juni 2026 - 10:49 WIB

Patroli Rutin Kapolsek Kapuas Timur beserta Anggota Polsek Kapuas Timur

10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Trending di News