Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

Cak Sam

Cuaca Ekstrem, Satpol PP Perketat Penertiban dan Antisipasi Reklame Rawan Roboh

badge-check


					Cuaca Ekstrem, Satpol PP Perketat Penertiban dan Antisipasi Reklame Rawan Roboh Perbesar

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung meningkatkan langkah penindakan sekaligus antisipasi terhadap keberadaan reklame yang berpotensi membahayakan, menyusul kejadian robohnya salah satu konstruksi reklame akibat hujan deras dan angin kencang.

 

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi menyatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dengan menerjunkan tim reklame ke lapangan untuk melakukan penanganan serta penertiban terhadap reklame yang terdampak.

 

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penertiban. Alhamdulillah, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Jumat, 3 April 2026.

 

Selain tindakan responsif di lapangan, Satpol PP juga memperkuat langkah antisipatif guna mencegah kejadian serupa terulang.

 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pembentukan tim verifikasi struktur reklame yang melibatkan berbagai pihak, termasuk instansi teknis dan asosiasi pengusaha reklame.

 

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi (rakor) pasca kejadian robohnya reklame di kawasan Buahbatu.

 

Dalam forum tersebut, Bambang secara tegas merekomendasikan kepada Dinas Cipta Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) untuk segera membentuk tim verifikasi lapangan.

 

“Pada saat rakor, kami sudah menyarankan kepada Dinas Ciptabintar agar segera membentuk tim verifikasi lapangan dengan melibatkan pengurus asosiasi reklame, termasuk IPRKB dan unsur lainnya, untuk bersama-sama turun ke lapangan. Tujuannya jelas, agar kejadian reklame roboh tidak terulang kembali,” jelasnya.

 

Menurut Bambang, verifikasi ini penting untuk memastikan kekuatan konstruksi reklame, mengingat banyaknya faktor risiko seperti usia bangunan, kualitas material, serta minimnya pengawasan berkala.

 

“Kami tidak mengetahui secara detail kekuatan struktur reklame di lapangan. Oleh karena itu, pemilik reklame harus ikut bertanggung jawab melakukan pengecekan dan memastikan konstruksinya aman,” jelasnya.

 

Ia juga menyoroti kondisi cuaca yang saat ini cenderung ekstrem, dengan intensitas hujan tinggi disertai angin kencang, yang tidak hanya menyebabkan reklame roboh tetapi juga puluhan pohon tumbang di berbagai wilayah.

 

Menghadapi situasi tersebut, Satpol PP mengintensifkan koordinasi lintas sektor bersama dinas terkait, khususnya dalam penanganan dampak bencana dan penataan kota.

 

Di sisi lain, penertiban reklame menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Bandung dalam rangka penataan estetika kota, khususnya pada 17 jalur utama yang menjadi fokus beautifikasi.

 

“Kami akan fokus melakukan penertiban sesuai arahan pimpinan, terutama pada reklame jenis bando di jalur-jalur prioritas. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan dilakukan validasi menyeluruh terhadap seluruh reklame yang ada,” jelasnya.

 

Bambang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha reklame dalam menjaga keselamatan publik. Ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak mengabaikan potensi risiko yang dapat ditimbulkan dari konstruksi reklame yang tidak layak.

 

“Jangan sampai kejadian seperti ini menimbulkan korban. Ini menjadi perhatian serius kami. Antisipasi harus dilakukan sejak dini melalui pengecekan dan pengawasan yang ketat,” pungkasnya (ziz)**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dihina Dan Dicemarkan Nama Baiknya di Medsos, Dosen Muda di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum Selebgram Dibina Dan Dimediasi di Depan 2 Pengacaranya

22 April 2026 - 01:18 WIB

Cari Dukun di Medsos Karena Ditinggal Pacar, Gadis Warga Sampit Curhat Virtual ke Cak Sam Polda Kalteng Karena Diperas Dan Ditipu Dukun Palsu Cabul

21 April 2026 - 02:08 WIB

Pecah Keperawanan Karena Janji Dinikahi Tapi Kemudian Ditinggalkan Dengan Alasan Sudah Tak Ada Rasa, Mahasiswi di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda kalteng, Oknum Pelajar di Kapuas Dibina Dan Dimediasi Virtual

18 April 2026 - 05:39 WIB

Dilabrak Gara-Gara Design Booth Es Tehnya Ada Yang Mirip, IRT Pemilik UMKM di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum Pensiunan ASN Dibina Dan Dimediasi

17 April 2026 - 03:24 WIB

5 Tahun Cincin Emas Dipinjam Abang Mantan Pacar Belum Dikembalikan, Karyawati Perusahaan di Palangka Raya Curhat Ke Cak Sam, Oknum Karyawan Perusahaan di Sulawesi Dibina Dan Dimediasi Virtual

16 April 2026 - 01:37 WIB

Trending di Cak Sam