Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Komitmen Pemkab Karawang Dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting

badge-check


					Komitmen Pemkab Karawang Dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting Perbesar

Karawang, NR – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Kick Off Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal serta Gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) Tahun 2026.

 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, di Posyandu Melati, Desa Gintungkerja, Kecamatan Klari, pada Kamis (09/04/2026) pagi.

 

Program ini menyasar ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) serta balita dengan permasalahan gizi, sebagai langkah konkret dalam menciptakan generasi sehat dan bebas stunting di Kabupaten Karawang.

 

Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan, sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni mencapai angka 5 persen pada tahun 2026.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Hj. Ns. Kurniasih, menyampaikan bahwa program PMT berbahan pangan lokal ini tidak hanya berfokus pada peningkatan berat badan semata, namun lebih jauh bertujuan untuk memperbaiki status gizi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

 

Sementara itu, dalam arahannya, Wakil Bupati Karawang H. Maslani menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program penanganan stunting.

 

“Kita harus serius menangani gizi balita. Saat ini angka stunting kita 17,6 persen, dan target kita harus turun menjadi 14,08 persen di tahun ini. Tujuannya bukan hanya menaikkan berat badan, tetapi memastikan status gizi anak benar-benar membaik secara permanen,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tenaga kesehatan, serta kader Posyandu untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program ini.

 

“Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan pangan lokal, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karawang dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kualitas kesehatan generasi mendatang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Luncurkan Pekka Bersinar, Perkuat Kemandirian Ibu Kepala Keluarga

21 April 2026 - 12:20 WIB

Hari Kartini: Pemberdayaan Perempuan Kunci Kemajuan Peradaban Kota Bandung

21 April 2026 - 12:18 WIB

CEGAH LAHGUN NARKOBA, POLSEK KAPUAS HULU RUTIN LAKUKAN SOSIALISASI DAN JUGA IMBAUAN

21 April 2026 - 10:05 WIB

CEGAH ADA PENYALAHGUNAAN NARKOBA POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN SOSIALISASI SERTA IMBAUAN

21 April 2026 - 10:03 WIB

POLSEK KAPUAS HULU AJAK MASYARAKAT AGAR TIDAK LAKUKAN PEMBALAKAN LIAR/ILLEGAL LOGGING

21 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di News