Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Anyaman Besi Jembatan Garuda Mulai Dibentuk, Gotong Royong TNI dan Warga Kian Solid

badge-check


					Anyaman Besi Jembatan Garuda Mulai Dibentuk, Gotong Royong TNI dan Warga Kian Solid Perbesar

Nuansarealitanews.com, Kotawaringin Timur (Kalteng) – Progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tukang Langit, Kecamatan Telaga Antang, terus menunjukkan tren positif. Memasuki tahap krusial yakni penganyaman besi rangka utama, sinergi antara personel TNI dan warga setempat terlihat semakin nyata pada Minggu (19/04/2026).

Tahap Vital: Menjamin Kekuatan Struktur
Tahap penganyaman besi merupakan jantung dari kekuatan jembatan sebelum dilakukan proses pengecoran. Para pekerja dan warga nampak teliti merangkai besi tulangan satu per satu guna memastikan:

Ketahanan Struktur: Memastikan setiap sambungan terpasang kokoh.

Standar Teknis: Pengerjaan dilakukan presisi sesuai desain infrastruktur.

Keamanan Jangka Panjang: Menjamin jembatan aman digunakan untuk mobilitas berat di masa depan.

Peran Aktif TNI di Lapangan
Danposramil Telaga Antang Kodim 1015/Sampit, Serma Ahmad Zairosi, tidak hanya hadir untuk memantau, tetapi juga turun langsung membaur dengan warga. Aksi nyata ini mencakup:
Menyusun pola anyaman besi.
Memberikan arahan teknis di lokasi proyek.

Memotivasi warga agar target pembangunan tetap on-track.
“Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar tugas, tapi bentuk kemanunggalan untuk mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ungkap Serma Ahmad Zairosi di sela kegiatannya.

Harapan Besar Masyarakat Desa Tukang Langit
Antusiasme warga Desa Tukang Langit nampak dari jadwal gotong royong yang teratur. Mereka bahu-membahu mulai dari pengangkutan material hingga perangkaian besi. Jembatan ini dinilai sebagai “napas baru” bagi ekonomi desa.

Manfaat Utama Jembatan Garuda bagi Warga:
Akses Pendidikan & Kesehatan: Mempermudah anak sekolah dan warga menuju fasilitas kesehatan.

Distribusi Logistik: Mempercepat pengiriman hasil pertanian ke pasar.

Konektivitas Antarwilayah: Memangkas waktu tempuh perjalanan harian.
Seorang warga menyatakan kebanggaannya bisa berkontribusi langsung.

“Kami ingin jembatan ini segera selesai. Ini bukan cuma soal semen dan besi, tapi soal masa depan ekonomi kami yang lebih lancar,” ujarnya.

Simbol Kebersamaan
Pembangunan Jembatan Garuda lebih dari sekadar proyek infrastruktur fisik. Ini adalah manifestasi dari nilai Gotong Royong yang masih kental di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dengan kolaborasi yang solid antara TNI dan warga, diharapkan jembatan ini rampung tepat waktu dan menjadi tonggak kemajuan bagi Desa Tukang Langit serta wilayah sekitarnya.

(Umar k)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

19 April 2026 - 04:18 WIB

Lampung Timur Perkuat Ekonomi Desa Lewat Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam

19 April 2026 - 03:40 WIB

Hujan Deras Tak Berhenti, Tiga Kampung di Way Kanan Terendam Banjir

19 April 2026 - 03:38 WIB

SERAH TERIMA JABATAN DANLANUDAD GATOT SOEBROTO PUSPENERBAD

19 April 2026 - 03:36 WIB

POLSEK KAPUAS HULU IMBAUAN MASYARAKAT AGAR JANGAN MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN

19 April 2026 - 02:27 WIB

Trending di News