Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

Polres Sukamara

Program Makan Bergizi Gratis di Sukamara Dongkrak Ekonomi Pemasok Buah Lokal

badge-check

SUKAMARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diimplementasikan di Kabupaten Sukamara membawa dampak nyata bagi para pelaku usaha lokal, khususnya pemasok bahan pangan. Salah satu yang merasakan langsung manfaat program ini adalah Ngadimin, supplier buah yang kini menjadi bagian dari distribusi kebutuhan di SPPG Kemala Presisi Polres Sukamara – 1, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Sabtu (02/05/2026) pagi,

Dalam keterangan yang disampaikan saat sesi wawancara pada Sabtu pagi Ngadimin mengungkapkan bahwa sebelum adanya program MBG, usahanya tergolong stabil dengan pendapatan yang cukup. Namun, sejak program tersebut berjalan di bawah naungan Polres Sukamara, terjadi peningkatan signifikan dalam skala pemesanan buah setiap harinya.

“Sebelum adanya MBG di Sukamara ini, penghasilan saya dengan menjual buah bisa dibilang lumayan dan stabil. Tetapi setelahnya, dampak besar yang saya rasakan selama menjadi supplier buah di sini yaitu adanya kenaikan perekonomian yang cukup signifikan, dengan pemesanan buah dalam skala besar di hampir setiap harinya,” ujar Ngadimin saat ditemui pagi tadi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan permintaan ini tidak hanya berdampak pada dirinya pribadi, tetapi juga dirasakan langsung oleh para petani buah di wilayah tersebut. Menurutnya, program MBG telah menciptakan perputaran ekonomi yang berkelanjutan, di mana para petani tidak lagi merasa khawatir akan daya serap pasar terhadap hasil panen mereka.

“Ada juga para petani buah yang ikut merasakan dampaknya. Mereka tidak perlu kebingungan atau takut buah mereka lama terjual karena kurangnya daya beli masyarakat. Bahkan, buah yang belum matang pun sudah ada yang memesan (pre-order) untuk kebutuhan pengadaan bahan baku oleh SPPG,” lanjutnya menutup wawancara.

Dengan adanya kepastian pasar melalui program ini, para petani kini memiliki jaminan distribusi hasil panen, sementara supplier mendapatkan peningkatan volume usaha yang konsisten. Program MBG pun dinilai tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga terbukti mampu menggerakkan roda perekonomian lokal secara nyata di Kabupaten Sukamara. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelar Kekuatan Preventif, Polsek Permata Kecubung Sisir Ruang Publik Lewat KRYD Pagi

8 Juli 2026 - 08:17 WIB

Amati Jalur Perhubungan Sungai, Sat Polairud Polres Sukamara Cek Ketertiban Dermaga Speed Boat

8 Juli 2026 - 08:17 WIB

Sentuh Jalur Protokol Utama, Sat Samapta Polres Sukamara Gelar Pos Pengamanan Arus Pagi

8 Juli 2026 - 08:17 WIB

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

8 Juli 2026 - 06:37 WIB

BHABINKAMTIBMAS DESA KARTAMULIA MONITOR PERSIAPAN LAHAN JAGUNG UNTUK DUKUNG KETAHANAN PANGAN

8 Juli 2026 - 04:26 WIB

Trending di Polres Sukamara