NuansaRealitanews.com – Aceh Tamiang. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi,S.H., MH, secara resmi melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) tanda dimulainya kembali pembangunan Masjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis 07/05/2026.

Proyek ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Bupati Armia Pahmi, dan wakilnya Ismail untuk mewujudkan ikon keagamaan dan pusat aktivitas umat di Bumi Muda Sedia.
Dalam kata sambutannya, Irjenpol (Purn)Armia Pahmi menegaskan pembangunan mental-spiritual yang sesuai dengan syariat Islam tidak akan terhenti.
“Pemerintah Kabupaten tetap berkomitmen melanjutkan Rencana Pembangunan Mesjid Agung Aceh Tamiang”, ucapnya.
Dikatakannya, kehadiran Mesjid Agung adalah simbol martabat dan pemersatu umat di Bumi Muda Sedia, terutama di masa-masa pemulihan pasca bencana hidrometeorologi.
“Ground Breaking Masjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang yang kita hadiri bersama ini, sebagai pertanda akan dimulainya iktiar besar, dan wujud nyata Pemerintah Kabupaten. Tetap fokus dalam membangun mental spiritual masyarakat. Ini bukan kerja Bupati, bukan kerja panitia, tapi kerja kita semua”, ucapnya tegas sambil melemparkan senyumannya.
Armia Pahmi menjelaskan, nantinya pembangunan masjid akan dibangun dengan arsitektur yang memiliki kearifan Tamiang.
“Jika telah terbangun, kelak masjid Agung ini, semoga akan menjadi destinasi religi,dan juga jadi kebanggaan, serta jadi penggerak ekonomi umat yang berdomisili di sekitarnya”, sebutnya.
Diakhir sambutannya Armia Pahmi mengajak seluruh lapisan masyarakat, para dermawan, dan juga pihak swasta untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi. Mari kita jaga kekompakan, bahu-membahu agar pembangunan ini tanpa hambatan dan berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Harapannya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung, Hermanto Pakeh menyampaikan, untuk ukuran mesjid yang akan dibangun skema 100 m x 100 m persegi, dengan estimasi biaya 100 milyar. Sementara sampai saat ini, sumbangan yang sudah diterima panitia pembangunan mesjid sebesar dua milyar lima ratus empat puluh juta rupiah. Ujar Hermanto pakeh.
Puncak acara tersebut,Bupati bersama-sama Unsur Forkopimda melakukan peletakkan batu secara simbolis dan turut dimeriahkan dengan menghimpun donasi dari seluruh tamu undangan,dan terkumpul dana para donasi berkisar 1,3 Milyar. (AR)












