Suasana semakin meriah saat rombongan sisingaan melintas di area depan panggung utama. Puluhan anak-anak terlihat antusias dan berebut ingin menaiki sisingaan yang menjadi salah satu ikon budaya Sunda tersebut.

Sorak sorai warga dan tawa anak-anak terdengar sepanjang jalannya kirab budaya yang sarat nilai sejarah itu. Banyak orang tua tampak mengabadikan momen ketika anak-anak mereka menaiki sisingaan sambil melambaikan tangan ke arah penonton.
Sorak-sorai masyarakat memecah suasana sepanjang jalur protokol saat Bupati Karawang Aep Syaepuloh tampil berdampingan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam prosesi Kirab Budaya Mahkota Binokasih.
Kedua pemimpin tersebut terlihat menunggang kuda sambil mengawal langsung jalannya kirab budaya yang sarat nilai sejarah bagi masyarakat Sunda.
Kehadiran keduanya sontak menjadi pusat perhatian ribuan warga yang sejak sore telah memadati ruas jalan Kota Pangkal Perjuangan.
Mengenakan busana adat Sunda lengkap, Aep Syaepuloh tampak berada di barisan terdepan bersama Dedi Mulyadi, sesekali Bupati Karawang itu melambaikan tangan dan menyapa masyarakat dari atas pelana kuda.
Suasana semakin meriah ketika warga dari berbagai sisi jalan kompak meneriakkan nama sang bupati dengan sapaan akrab “Pak Haji”, teriakan tersebut disambut senyum khas Aep yang beberapa kali memperlambat laju kudanya untuk menyapa masyarakat yang antusias mengabadikan momen tersebut.












