SUKAMARA – Menciptakan perisai keamanan yang solid di sekitar tempat suci, Sat Samapta Polres Sukamara bersiaga penuh di area Gereja Santo Petrus. Pengerahan personel di pagi hari ini difokuskan untuk menghadirkan rasa damai bagi jemaat yang sedang melangsungkan ibadah Minggu, sekaligus sebagai langkah mitigasi terhadap segala bentuk potensi gangguan kamtibmas, Minggu (10/05/2026) Pagi.
Petugas ditempatkan di titik-titik krusial di sekitar gereja guna memberikan pengawasan visual yang maksimal. Sistem penjagaan melekat ini memastikan bahwa kendaraan yang terparkir aman dari aksi curanmor, dan mobilitas jemaat yang keluar masuk gereja terpantau dengan baik. Polisi hadir untuk memastikan tidak ada celah bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk merusak ketertiban umum.

Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Samapta IPTU Kardiyanto menyampaikan bahwa siaga penuh demi menghadirkan rasa damai adalah janji pengabdian dalam pelayanan kepada masyarakat. Beliau menegaskan bahwa Polri akan selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga kebebasan beragama, memastikan setiap individu terlindungi dari segala bentuk ketakutan atau intimidasi saat beribadah.
Selain mengawasi keamanan fisik, aparat juga menjalin komunikasi yang bersahabat dengan tokoh agama dan jemaat setempat. Di setiap perjumpaan, petugas selalu mengingatkan kembali pentingnya keberadaan Layanan Call Center 110. Fasilitas ini disosialisasikan agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam merespon situasi darurat dengan melibatkan kepolisian.
Hingga ibadah selesai, suasana di kawasan Gereja Santo Petrus terpantau sangat sejuk, rukun, dan kondusif. Jemaat mengapresiasi kesiapsiagaan aparat keamanan yang telah memberikan pengabdian tulus di hari libur. Sat Samapta Polres Sukamara akan terus mengoptimalkan perlindungan di seluruh rumah ibadah guna memupuk toleransi di Kabupaten Sukamara. (HMS)












