SUKAMARA – Mengawal aktivitas ekonomi rakyat agar berjalan tanpa intimidasi, jajaran Sat Samapta Polres Sukamara mengintensifkan patroli monitoring di Pasar Inpres Sukamara. Kehadiran personel di pusat perbelanjaan tradisional ini ditujukan untuk menjalin komunikasi dua arah dengan para pedagang guna mendeteksi secara dini segala bentuk potensi gangguan keamanan, Selasa (12/05/2026) Pagi.
Petugas kepolisian melakukan sambang dialogis dari lapak ke lapak untuk menyerap informasi langsung dari masyarakat. Polisi menggali keterangan mengenai apakah terdapat praktik pungutan liar atau aksi premanisme berkedok uang keamanan yang kerap meresahkan pedagang kecil. Langkah ini memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai pelindung rakyat, bukan sekadar berjaga di area parkir.

Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Samapta IPTU Kardiyanto menjelaskan bahwa dengan dilaksanakannya patroli dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengurangi gangguan kamtibmas, mencegah terjadinya aksi premanisme dan mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polres Sukamara. Pasar yang tertib adalah kunci bagi kesejahteraan sosial ekonomi daerah.
Dalam setiap obrolan hangat tersebut, aparat tidak lupa memberikan himbauan kepada warga pada saat patroli agar tetap waspada terhadap aksi premanisme, dan jika terjadi tindak pidana agar segera menghubungi Call Center 110. Edukasi ini sangat penting agar para pedagang memiliki keberanian untuk menolak aksi kejahatan dan mempercayakannya kepada penegak hukum.
Pantauan situasi di Pasar Inpres Sukamara pagi ini melaporkan kondisi yang sangat kondusif, aman, dan damai. Tidak ditemukan adanya laporan keluhan dari pedagang mengenai praktik premanisme. Sat Samapta Polres Sukamara berjanji akan terus merawat komunikasi aktif ini demi mewujudkan kawasan niaga yang benar-benar bersih dari segala bentuk kejahatan. (HMS)












