Majalengka, Menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bhakti Raharja (PERUMDAM TBR) merespons dengan sangat cepat laporan dan keluhan yang disampaikan oleh warga Desa Sukaraja Kulon, Kecamatan Jatiwangi, terkait terhentinya aliran air bersih selama dua hari terakhir. Segera setelah laporan diterima, tim teknis langsung dikerahkan untuk menelusuri dan menemukan titik kendala yang menyebabkan gangguan tersebut.
Keluhan pelanggan yang disampaikan terkait terputusnya pasokan air yang kerap dikeluhkan warga, langsung menjadi perhatian utama pihak manajemen PDAM Unit Sukaraja. Tidak menunggu waktu lama, Kepala PDAM Unit Sukaraja merespons konfirmasi tersebut dan memastikan bahwa tim sudah bergerak menindaklanjuti permasalahan yang ada.

Melalui pesan konfirmasi yang disampaikan, pihak pengelola menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Dijelaskan pula bahwa penyebab utama terhentinya aliran air diketahui berasal dari gangguan teknis yang terjadi pada jaringan pipa induk. Hal inilah yang menjadi fokus utama penanganan saat ini.

“Waalaikumsalam, iya Pak saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kebetulan memang saat ini sedang ada kendala pada jaringan induknya. Saat ini kami dan tim teknis sedang berusaha sekuat tenaga untuk mengatasinya dan mencari solusi terbaik agar aliran air bisa kembali normal,” ungkap Suherlan Kepala Unit Sukaraja Perumdam TBR Majalengka dalam pesan balasannya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan langkah antisipatif agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama proses perbaikan berlangsung, pihak Perumdam TBR juga telah menyiapkan langkah darurat. Pasokan air bersih sementara menggunakan armada mobil tangki, sehingga kebutuhan mendesak warga tetap terlayani.
Tindakan cepat ini mendapat apresiasi tersendiri, di mana pihak pengelola tidak diam saja mendengar keluhan, melainkan langsung turun tangan mendeteksi kerusakan dan memberikan solusi sementara. PERUMDAM TBR Majalengka menegaskan bahwa perbaikan sedang diupayakan secepat mungkin, agar aliran air kembali lancar dan pelayanan prima kepada masyarakat dapat segera dinikmati kembali seperti sedia kala. Warga pun kini berharap proses perbaikan dapat selesai dalam waktu dekat agar kenyamanan dan hak mereka atas air bersih kembali terjamin sepenuhnya.
Terpisah, Hj. Elina Lukitasari, SE Dirut Perumdam TBR Majalengka menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam menjaga keandalan layanan dan memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh pelanggan. Ia menjelaskan bahwa pemantauan dan pengecekan jaringan dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh untuk mendeteksi potensi kerusakan sejak dini.
“Kami memiliki standar pelayanan yang mewajibkan seluruh petugas di setiap unit untuk senantiasa menyisir dan memantau kondisi jaringan pipa setiap harinya, guna mendeteksi di mana saja potensi kendala atau titik kerusakan berada. Untuk kasus di wilayah Sukaraja ini, tim gabungan dari Cabang Sukahaji dan Sukaraja telah kami kerahkan untuk menelusuri seluruh jalur jaringan agar masalah dapat segera ditemukan dan ditangani. Sebagai wujud tanggung jawab dan kompensasi kami kepada masyarakat yang terdampak sebelum perbaikan tuntas dilakukan, kami juga telah mengirimkan armada mobil tangki air ke lokasi agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi dengan layak,” ujar Hj. Elina Lukitasari.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Perumdam TBR Majalengka bertekad terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pemeliharaan infrastruktur, dan merespons setiap masukan masyarakat dengan sigap. Menurutnya, kepuasan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama, sehingga setiap kendala yang muncul akan selalu ditindaklanjuti dengan solusi nyata dan cepat.
Tindakan cepat dan langkah penanganan menyeluruh ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Pihak pengelola dinilai tidak diam saja mendengar keluhan, melainkan langsung turun tangan mendeteksi kerusakan dan memberikan solusi nyata. PERUMDAM TBR Majalengka menegaskan bahwa perbaikan sedang diupayakan secepat mungkin, agar aliran air kembali lancar dan pelayanan prima kepada masyarakat dapat segera dinikmati kembali seperti sedia kala. Warga pun kini berharap proses perbaikan dapat selesai dalam waktu dekat agar kenyamanan dan hak mereka atas air bersih kembali terjamin sepenuhnya.
(Fahmi)












