Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Berantas Buta Aksara Al-Qur’an, Rutan Kelas IIB Manna Laksanakan Program Belajar Mengaji bagi Warga Binaan

badge-check


					Berantas Buta Aksara Al-Qur’an, Rutan Kelas IIB Manna Laksanakan Program Belajar Mengaji bagi Warga Binaan Perbesar

Manna, NR, -Dalam upaya meningkatkan pembinaan keagamaan sekaligus memberantas buta aksara Al-Qur’an di lingkungan rutan, Rutan Kelas IIB Manna melaksanakan program belajar mengaji bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilaksanakan setiap pagi sebelum dimulainya kegiatan pembimbingan rohani.

 

Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar membaca Al-Qur’an kepada warga binaan yang sebelumnya belum mampu membaca huruf hijaiyah maupun membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

 

Kegiatan belajar mengaji ini dikoordinir oleh pembina kerohanian, Bima Aditia, yang secara aktif membimbing dan mendampingi warga binaan dalam mengenal huruf hijaiyah, tajwid dasar, serta praktik membaca Al-Qur’an secara bertahap.

 

Menurut Bima Aditia, program ini mendapat antusiasme yang tinggi dari warga binaan karena banyak di antara mereka yang ingin memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an selama menjalani masa pembinaan.

 

“Program ini kami laksanakan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan. Banyak warga binaan yang sebelumnya belum bisa membaca Al-Qur’an, sehingga melalui kegiatan ini mereka dapat belajar secara bertahap hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik,” ujar Bima.

 

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut karena dinilai sangat bermanfaat bagi pembinaan mental dan spiritual warga binaan.

 

“Pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan di rutan. Program belajar mengaji ini sangat positif karena membantu warga binaan meningkatkan keimanan serta memberikan bekal spiritual yang baik ketika mereka kembali ke masyarakat,” ungkap Karutan.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan warga binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran spiritual, memperbaiki perilaku, serta menjalani masa pembinaan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

 

Program pembinaan keagamaan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang dilaksanakan oleh jajaran pemasyarakatan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

(ysf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLSEK KAPUAS HULU BERIKAN IMBAUAN AGAR MASYARAKAT JANGAN MEMBAKAR HUTAN SERTA LAHAN

17 Mei 2026 - 03:24 WIB

CEGAH TERJADI KEBAKARAN HUTAN SERTA LAHAN POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN SOSIALISASI

17 Mei 2026 - 03:22 WIB

SARANA INTERAKSI LANGSUNG DENGAN MASYARAKAT POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN PROGRAM MINGGU KASIH

17 Mei 2026 - 03:14 WIB

PROGRAM MINGGU POLSEK KAPUAS HULU KASIH SARANA TERIMA KRITIK, MASUKAN DAN ADUAN LANSUNG

17 Mei 2026 - 03:11 WIB

Polsek Hanau Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Dukung Ketahanan Pangan Nasional

17 Mei 2026 - 03:00 WIB

Trending di News