Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Edi Syahputra, S.T : Jangan Korbankan Pemulihan Pasca Banjir Demi Pembangunan Gedung KDMP

badge-check


					Edi Syahputra, S.T : Jangan Korbankan Pemulihan Pasca Banjir Demi Pembangunan Gedung KDMP Perbesar

 

 

 

Nuansarealita News. Com – Aceh Tamiang. Edi Syahputra,ST Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang mendesak Pemerintah Pusat untuk mengevaluasi kebijakan pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menggunakan porsi Dana Desa di tengah kondisi banyak kampung/Desa di Kabupaten Aceh Tamiang yang masih berjibaku memulihkan diri dari dampak bencana banjir hidrometeorologi. Ucapnya kepada awak NR. Rabu 10/06/2026,di salah satu coffee shop lingkungan Perkantoran Bupati Aceh Tamiang.

 

Bagi Kabupaten Aceh Tamiang, persoalan utama hari ini bukanlah kurangnya gedung, melainkan masih banyaknya kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir yang belum sepenuhnya tertangani.

 

Lebih lanjut Edi Syahputra mengatakan, Infrastruktur kampung, drainase, jalan lingkungan, fasilitas umum, hingga pemulihan ekonomi masyarakat membutuhkan dukungan anggaran yang besar dan berkelanjutan. Ujarnya.

 

MPC Pemuda Pancasila menilai kebijakan pembangunan Gedung KDMP yang menyerap alokasi Dana Desa, telah mengurangi ruang fiskal kampung untuk menjawab kebutuhan yang lebih mendesak.

Yang mana akibatnya, pemerintah kampung dihadapkan pada pilihan sulit antara memenuhi kebijakan nasional atau memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami tidak menolak program Koperasi Desa Merah Putih.

 

Yang kami tolak, adalah ketika pelaksanaannya mengurangi kemampuan kampung/Desa untuk memulihkan kondisi masyarakat/warga pascabanjir.

Jangan sampai desa dipaksa membangun gedung,sementara rakyat masih menunggu perbaikan infrastruktur dan pemulihan ekonomi,” tegas. Edi Syahputra.

 

Selanjutnya Ketua MPC Pemuda Pancasila itu mengatakan,bahwa pendekatan pembangunan tidak boleh diseragamkan.

Daerah yang memiliki karakteristik dan persoalan khusus seperti Kabupaten Aceh Tamiang,harus diberikan kebijakan afirmatif,agar Dana Desa dapat lebih difokuskan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana. Tambahnya.

 

Karena itu, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang mendesak Kementerian Desa PDT, Kementerian Keuangan, dan kementerian terkait untuk :

 

• Meninjau ulang kebijakan penggunaan Dana Desa untuk pembangunan Gedung KDMP di daerah terdampak bencana.

• Memberikan keleluasaan kepada kampung untuk memprioritaskan program rehabilitasi dan rekonstruksi.

• Menyiapkan sumber pembiayaan tersendiri melalui APBN bagi pembangunan sarana KDMP.

• Menetapkan Aceh Tamiang sebagai daerah prioritas pemulihan pascabanjir dalam kebijakan penggunaan Dana Desa.

 

Menurut Ketua MPC Pemuda Pancasila, keberhasilan pembangunan desa tidak diukur dari jumlah gedung yang dibangun, melainkan dari seberapa cepat masyarakat dapat bangkit dari bencana dan memperoleh kembali kehidupan yang layak.

“Jangan jadikan Dana Desa sebagai instrumen pemaksaan program yang mengabaikan kondisi daerah.

Kampung-kampung di Aceh Tamiang membutuhkan anggaran untuk bangkit dari banjir, bukan dibebani dengan prioritas yang tidak sesuai kebutuhan mendesak masyarakat. Negara harus hadir dengan kebijakan yang berpihak kepada realitas, bukan sekadar mengejar target administratif.” Ungkapnya.

 

Kami MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang akan terus mengawal, setiap kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat desa serta memastikan Dana Desa tetap menjadi instrumen kesejahteraan rakyat, bukan sumber masalah baru bagi kampung yang sedang berjuang pulih dari bencana.

 

“Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang.” Tutup Edi Syahputra, ST.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers

10 Juni 2026 - 11:44 WIB

Operasional Gudang Jual-Beli di Danasri Nusawungu Jadi Sorotan, Pengelola Sebut Izin Lengkap Tapi Belum Bisa Tunjukkan Dokumen!

10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Raden Bambang, SS Ketum DPP-CIC Minta Kejagung Usut Tuntas 26 Nama Dalam Kasus MBG. Eksekutif, Legislatif, Yudikatif Jangan Tebang Pilih

10 Juni 2026 - 10:51 WIB

Patroli Rutin Kapolsek Kapuas Timur beserta Anggota Polsek Kapuas Timur

10 Juni 2026 - 09:40 WIB

POLSEK KAPUAS TIMUR SAMBANG KEPADA WARGA MASYARAKAT, TOKOH MASYARAKAT, TOKOH AGAMA,TOKOH ADAT DI WILAYAH KECAMATAN KAPUAS TIMUR‎

10 Juni 2026 - 09:29 WIB

Trending di News