Kuala Kurun – Kemeriahan luar biasa menyelimuti Stadion Mini Kuala Kurun pada Senin malam (15/06/2026). Ribuan masyarakat tumpah ruah menghadiri pembukaan Pesta Pasar Rakyat dan Festival Budaya Mihing Manasa Tahun 2026. Acara akbar ini digelar secara spektakuler dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas yang ke-24 dengan mengusung tema penuh optimisme, “Ekonomi Tumbuh”.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Mayjend D.I. Panjaitan, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun ini dibuka secara resmi oleh Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, SE., M.Si. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang sakral dan disambut gemuruh tepuk tangan dari sekitar 2.000 warga yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Bupati Jaya Samaya Monong, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa Festival Budaya Mihing Manasa bukan sekadar hiburan seremonial, melainkan sebuah benteng pertahanan kearifan lokal. Event ini menjadi sarana strategis untuk melestarikan ragam budaya tradisional sekaligus memperagakan seni keterampilan generasi muda agar memiliki daya tangkal yang kuat terhadap pengaruh negatif budaya asing di era digital.
Selain melestarikan tradisi turun-temurun, momentum hari jadi ini juga disinergikan dengan Pesta Pasar Rakyat untuk membangkitkan roda perekonomian daerah. Pemerintah daerah berkomitmen membuka wadah seluas-luasnya bagi produk inovasi kreatif yang dihasilkan oleh para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) asli Kabupaten Gunung Mas agar mampu bersaing di pasar domestik.
Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Melalui Pesta Pasar Rakyat ini, diharapkan dapat menstimulasi lahirnya wirausahawan baru dari kalangan generasi muda yang mandiri, berani berinovasi, dan mampu menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Bumi Habangkalan Ranggan Mahoroi.
Kemeriahan acara yang menyedot perhatian massa ini berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Hadir langsung dalam menyukseskan pembukaan tersebut, Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., bersama unsur Forkopimda lainnya seperti Wakil Bupati Ir. Efferensia L. P. Umbing, M.Si., Ketua DPRD Binartha, serta perwakilan dari Kodim 1018/GMS, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Agama.
Tempat terpisah Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan festival budaya dan pasar rakyat yang berdampak positif bagi masyarakat ini. Pihak kepolisian telah menerjunkan personel terbaik untuk memastikan kenyamanan warga yang datang berkunjung dan berbelanja.
“Kami dari jajaran Polres Gunung Mas siap mengawal dan memastikan seluruh rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas ke-24 ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Keamanan adalah fondasi utama agar ekonomi kreatif dan pariwisata daerah kita bisa tumbuh dengan subur,” ujar AKBP Heru Eko Wibowo, Selasa (16/6) pagi.
Kapolres juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan para kontingen dari berbagai kecamatan untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. “Mari kita tunjukkan iklim daerah yang ramah, sportif, dan tertib dari awal hingga akhir pelaksanaan kegiatan, sehingga para wisatawan dan pelaku usaha merasa nyaman berada di Gunung Mas,” tambahnya.
Setelah prosesi seremonial pembukaan dan penyerahan trofi juara umum Festival Budaya Mihing Manasa 2026, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan suguhan hiburan rakyat yang memukau. Malam puncak pembukaan ditutup dengan aksi nyata Bupati bersama Kapolres dan jajaran Forkopimda yang turun langsung meninjau serta memborong produk-produk unggulan di berbagai stand UMKM sebagai bentuk dukungan nyata bagi ekonomi lokal. (sp)












