Mutasi besar-besaran kembali dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sebanyak 1.121 perwira tinggi dan perwira menengah mendapat penugasan baru berdasarkan tujuh Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.

Salah satu yang ikut dimutasi adalah Kapolres Karawang,
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1341/VI/KEP/2026, AKBP Fiki mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolres Metro Tangerang Kota di bawah jajaran Polda Metro Jaya.
Jabatan Kapolres Karawang yang ditinggalkannya akan diisi oleh Kombes Pol Mario Prahatinto yang sebelumnya bertugas sebagai Psikolog Kepolisian Madya Tk III SSDM Polri.
Masuknya pejabat berpangkat Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol ke Karawang menjadi sorotan. Sebab, hal itu menjadi tanda kuat bahwa Polres Karawang akan naik status menjadi Polresta.
Jika perubahan tersebut resmi berlaku, maka Karawang akan dipimpin oleh seorang Kapolresta dengan pangkat Kombes Pol.
Kenaikan status ini dinilai sejalan dengan perkembangan Kabupaten Karawang yang terus tumbuh sebagai kawasan industri dan investasi terbesar di Indonesia.
Selain menjadi tujuan investasi nasional dan internasional, Karawang juga memiliki jumlah penduduk yang besar serta aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi tersebut membuat tantangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat semakin kompleks.
Karena itu, penguatan organisasi kepolisian melalui perubahan status menjadi Polresta dianggap sebagai langkah yang tepat.
Selama memimpin Polres Karawang sekitar satu tahun tiga bulan, AKBP Fiki dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana dan dekat dengan anggota maupun masyarakat.
Ia lebih dikenal melalui kerja nyata dibanding banyak tampil di ruang publik.
Di bawah kepemimpinannya, sistem pembinaan personel berjalan dengan mengedepankan reward dan punishment secara objektif. Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan disiplin dan profesionalisme anggota.
AKBP Fiki juga berhasil membangun hubungan yang baik dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, dan tokoh masyarakat berjalan cukup baik dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Koordinasi hingga tingkat kecamatan pun terus diperkuat melalui kerja sama antara Polsek, Muspika, dan berbagai elemen masyarakat.
Tidak heran jika sosok AKBP Fiki mendapat penghormatan dari banyak anggota maupun masyarakat Karawang.
Di balik mutasi yang diterimanya, terdapat catatan sejarah yang akan melekat pada dirinya. AKBP Fiki tercatat sebagai Kapolres Karawang terakhir sebelum institusi tersebut bertransformasi menjadi Polresta.
Momen ini menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi Polri di Kabupaten Karawang.
Dengan hadirnya pimpinan baru dan peningkatan tipologi menjadi Polresta, diharapkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin optimal.
Karawang yang terus berkembang sebagai pusat industri, investasi, dan pertumbuhan ekonomi nasional membutuhkan dukungan keamanan yang kuat agar iklim usaha dan kehidupan masyarakat tetap berjalan dengan aman dan kondusif.












