Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Bupati Aceh Tamiang Siap Perkuat Ketahanan Pangan, turun ke sawah pasca bencana

badge-check


					Bupati Aceh Tamiang Siap Perkuat Ketahanan Pangan, turun ke sawah pasca bencana Perbesar

nuansarealitanews.com – ​Aceh Tamiang. Kabupaten Aceh Tamiang bergerak cepat guna memperkuat kembali stabilitas ketahanan pangan, pasca dihantam bencana hidrometeorologi. Komitmen tersebut ditegaskan,pada saat kegiatan gerakan tanam padi perdana yang dipusatkan di Kampung Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru.

Minggu 05/07/2026.

 

Bupati Armia Pahmi bersama Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir yang hadir mewakili Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf serta sejumlah pejabat terkait melakukan tanam perdana. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan bahwa pemulihan sektor pertanian di Aceh Tamiang merupakan prioritas mutlak demi kesejahteraan masyarakat.

 

​Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menyebutkan, seremonial penanaman perdana ini, momentum mulai pulihnya kembali urat nadi kehidupan,serta semangat para petani padi yang sempat lumpuh akibat banjir lumpur. Ungkap orang nomor Wahid Pemkab Aceh Tamiang tersebut.

 

Diketahui, ​bencana hidrometeorologi sebelumnya telah memberikan dampak yang luar biasa di Aceh. Data menunjukkan kerusakan areal persawahan mencapai 57.364 hektare,dan sektor perkebunan seluas 60.438 hektare. Namun, bagi Aceh Tamiang, kondisi tersebut kini bertransformasi menjadi titik balik kebangkitan.

 

“Saya kira ini momentum kebangkitan sekaligus penguatan ketahanan pangan kita pascabencana,” ucap mantan Wakapolda Aceh itu.

 

Hal senada dengan itu, Sekda Aceh, M. Nasir menguatkan, kegiatan “tanam perdana yang digelar adalah simbolis” dimana petani Aceh tetap tangguh dan kuat. “Tanam perdana hari ini bukan sekadar rutinitas menaburkan benih, tetapi merupakan simbol, petani kita tetap kuat, semangat, dan optimis dalam menjaga pasokan pangan di Aceh tetap aman,” ujar Nasir menggaungkan semangat pemulihan di Aceh Tamiang.

 

Lebih lanjut Armia Pahmi, menjelaskan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Pemerintah Aceh,dan Kementerian Pertanian (Kementan), terus memacu program optimalisasi dan rehabilitasi lahan. Hingga saat ini, progres konstruksi optimalisasi lahan terdampak bencana di 18 kabupaten/kota se-Aceh,telah mencapai 32 persen.

 

​Guna memastikan petani di Aceh Tamiang,dapat segera turun ke sawah produktif, program pemulihan di lapangan dibagi dalam 3(tiga) tahapan utama berdasarkan tingkat kerusakan.

Yakni :

optimalisasi lahan, rehabilitasi lahan, serta pengelolaan lahan.

 

Selain fokus pada tanah dan benih, intervensi juga menyasar infrastruktur vital penunjang pertanian yang rusak. Pemerintah mempercepat pembangunan dan perbaikan sistem irigasi dengan pemompaan dan perpipaan, bangunan konservasi dan jaringan irigasi tersier, serta rehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) untuk menjamin kelancaran distribusi logistik. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Anggota Polsek Kapuas Timur Melaksanakan Patroli Dialogis kepada Warga Masyarakat

7 Juli 2026 - 06:33 WIB

LAKSANAKAN PATROLI OBJEK VITAL, POLSEK KAPUAS HULU PASTIKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN ANTREAN BBM

7 Juli 2026 - 06:16 WIB

ANTISIPASI KERAWANAN PADA SIANG HARI POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN KONTROL OBJEK VITAL

7 Juli 2026 - 06:12 WIB

Lantik 105 Pejabat, Wali Kota Ingatkan Integritas dan Profesionalisme

7 Juli 2026 - 05:28 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Penguatan SDM DKPP untuk Jaga Ketahanan Pangan

7 Juli 2026 - 05:25 WIB

Trending di News