Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Forum Gabungan Masyarakat Peduli Sungai Muara Enim Desak Pemkab dan Penentu Kebijakan Bertanggung Jawab !

badge-check

MUARA ENIM – Suara rakyat kembali menggema dari tepian Sungai Enim dan Kota Muara Enim. Forum Gabungan Masyarakat Peduli Sungai Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, dengan tegas mendesak Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Penentu Kebijakan, serta seluruh stakeholder yang beroperasi di wilayah hulu Sungai Enim agar segera mengambil tanggung jawab penuh atas kondisi sungai yang kian memprihatinkan.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan secara terbuka oleh Inisiator Yusrin Denseri dalam sambutannya saat rapat koordinasi dan konsolidasi di Resto PDKT Muara Enim pada Kamis (31/7/2025), Forum ini menyoroti kerusakan ekosistem dan turunnya kualitas air Sungai Enim, yang kini tak lagi bisa digunakan untuk keperluan dasar masyarakat seperti mandi, mencuci, dan menangkap ikan.

“Kami sudah muak dengan janji-janji! Sungai Enim adalah sumber kehidupan kami. Tapi hari ini, sungai itu nyaris mati, tercemar dan keruh. Pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab !” tegas Yusrin, disambut gemuruh dukungan para ketua Ormas, LSM, Media, aktivis dan masyarakat setempat.

Disisi Lain, H Adriansyah salah satu bagian dari Inisiator Forum ini menyatakan bahwa degradasi kualitas sungai bukanlah sekadar fenomena alam, melainkan akibat aktivitas manusia — khususnya yang terjadi di wilayah hulu sungai oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.

Mereka menuntut agar Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim bersikap tegas dan tidak lagi menutup mata terhadap kondisi ini. Forum meminta langkah konkret : audit lingkungan, penindakan terhadap perusahaan yang mencemari, serta pemulihan fungsi sungai sebagaimana mestinya.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan hak atas air bersih dan lingkungan sehat ! Sungai Enim harus dikembalikan fungsinya sebagaimana dahulu : tempat kami mandi, mencuci, dan mencari ikan. Jika tidak, pemerintah dianggap gagal menjaga sumber daya alam untuk masyarakatnya sendiri,” seru H Adriansyah.

Ditempat yang sama, Junizar yang juga bagian dari Inisiator Forum Gabungan Masyarakat Peduli Sungai menegaskan bahwa gerakan ini akan terus bergulir. Mereka siap menggelar aksi yang lebih besar jika Pemkab Muara Enim dan Penentu kebijakan tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah lingkungan ini.

“Sungai Enim bukan tempat limbah ! Sungai Enim adalah nadi kehidupan kami !” pungkas Junizar dengan penuh semangat.

Terpantau hasil rapat koordinasi dan konsolidasi forum ini akan menggelar aksi demo pada hari Rabu tanggal 6 Agustus 2025 mendatang yang bertempat di Kantor Bupati Kabupaten Muara Enim dengan jumlah massa 1000 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Seruyan Hilir Lakukan Pengecekan Lahan Jagung Jelang Panen Serentak Kuartal I 2026

12 Mei 2026 - 06:54 WIB

Polsek Danau Sembuluh Bersama Poktan MBMH Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

12 Mei 2026 - 06:51 WIB

POLSEK KAPUAS HULU RUTIN LAKUKAN IMBAU MASYARAKAT AGAR TIDAK LAKUKAN PEMBALAKAN LIAR

12 Mei 2026 - 06:19 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISASI LARANGAN ILLEGAL LOGGING MAUPUN ANCAMAN PIDANA PELAKU

12 Mei 2026 - 06:15 WIB

POLSEK KAPUAS HULU RUTIN BERIKAN IMBAUAN LARANGAN KARHUTLA DENGAN SENGAJA

12 Mei 2026 - 06:12 WIB

Trending di News